Pedrosa Kisahkan Perseteruan Panas dengan Lorenzo Hingga Bisa Kembali Berdamai

Penulis: Abdi Ardiansyah
Sabtu 02 Mei 2020, 13:25 WIB
Pedrosa Kisahkan Perseteruan Panas dengan Lorenzo Hingga Bisa Kembali Berdamai

Dani Pedrosa dan Jorge Lorenzo

Berita MotoGP: Dani Pedrosa menceritakan kisah rivalitas panasnya dengan Jorge Lorenzo yang butuh waktu panjang untuk kembali berdamai.

Test rider KTM, Dani Pedrosa, baru-baru ini mengenang masa-masa rivalitas sengitnya dengan Jorge Lorenzo, yang uniknya benar-benar mereda selama 10 tahun terakhir. Kepada DAZN, Pedrosa pun tak memungkiri bahwa rivalitas mereka justru mendorong mereka menjadi rider yang lebih baik selama berkarier di MotoGP.

Rivalitas Pedrosa-Lorenzo sudah menjadi perbincangan sejak mereka masih turun di kelas GP250 pada tahun 2005 silam. Di Jepang, Lorenzo sempat terlibat insiden dengan Alex de Angelis, dan saat itu pula Pedrosa yang menjadi saksi memberikan keterangan yang membuat Lorenzo dijatuhi hukuman larangan balapan di Malaysia.

Sejak saat itu, Pedrosa dan Lorenzo makin sering cekcok baik di dalam maupun luar lintasan. Saking buruknya hubungan mereka, Raja Spanyol Juan Carlos I sempat memaksa mereka berjabat tangan saat keduanya akan naik podium di MotoGP Jerez pada 2008 lalu.

Perselisihan itu terus terjadi selama beberapa tahun kemudian, sampai akhirnya perlahan mulai berubah pada tahun 2012 ketika keduanya bersaing memperebutkan gelar juara dunia.

Pedrosa dan Lorenzo bahkan 'resmi' berdamai usai menghabiskan waktu bersama di rumah Sete Gibernau pada pertengahan 2015.

"Tadinya, rivalitas kami sangat hebat. Rivalitas ini membuat kami berkembang. Sebuah motivasi ekstra untuk melaju lebih cepat," kisah Pedrosa seperti yang dikutip Motosan.es.

Pun demikian, Pedrosa juga tak memungkiri perdamaiannya dengan Lorenzo memang butuh waktu lama untuk terwujud, karena menunggu keduanya bisa sama-sama bersikap dewasa dan menghargai kerja keras dan perjuangan satu sama lain.

"Butuh kedewasaan, pengalaman, dan banyak hal terjadi agar Anda paham situasi. Anda akan paham bahwa apa yang dilakukan oleh pebalap lain sangatlah berat, karena Anda juga melakukan hal yang sama. Dengan demikian, rasa hormat untuk rival akan tumbuh, begitu juga rasa kagum," tandasnya.

"Berkali-kali balapan dan kami naik podium bersama membuktikan bahwa ia memang layak mendapatkan rasa hormat yang juga Anda dapatkan. Secara perlahan, rasa hormat kami pun tumbuh dan saya rasa ini bagus," tukas juara dunia tiga kali ini.

Pedrosa dan Lorenzo kini sama-sama sudah pensiun dari ajang balap MotoGP. Namun keduanya juga menjalani peran yang sama yakni menjadi test rider KTM dan Yamaha.

Artikel Tag: dani pedrosa, Jorge Lorenzo

872  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini