Pedrosa Hampir Dikarantina Saat Hendak Jalani Tes KTM di Austria

Penulis: Abdi Ardiansyah
Selasa 02 Jun 2020, 17:40 WIB
Pedrosa Hampir Dikarantina Saat Hendak Jalani Tes KTM di Austria

Dani Pedrosa, KTM

Berita MotoGP: Test rider KTM, Dani Pedrosa, dikabarkan hampir menjalani karantina di bandara Vienna, Austria ketika akan menjalani ujicoba MotoGP tertutup bersama Red Bull KTM Factory di Sirkuit Red Bull Ring, pada 27-28 Mei lalu.

KTM yang merupakan tim pabrikan berkonsensi memang memiliki hak untuk menjalani uji coba resmi MotoGP lebih banyak ketimbang tim lainnya. KTM pun telah sukses menggelar uji coba di Red Bull Ring.

Meskipun KTM sendiri bermarkas di Austria, namun pengangkutan logistik menuju Red Bull Ring menjadi tantangan tersendiri. Membutuhkan 22 kru, termasuk pebalap, KTM harus mengatur kedatangan mereka dari Spanyol, Swiss, Andorra, Belanda, Inggris, dan Italia.

Kejadian unik juga terjadi kepada Dani Pedrosa. Pebalap asal Spanyol ini memang diketahui tinggal di Swiss

Pedrosa, yang berasal dari Spanyol, diketahui tinggal di Swiss, dan sempat mempertimbangkan pergi ke Spielberg lewat darat mengendarai mobil selama 10 jam. Namun, tiga kali juara dunia ini akhirnya menemukan penerbangan pesawat dari Swiss menuju Vienna.

Akan tetapi rider berusia 34 tahun tersebut sempat terkendala regulasi bandara di Vienna akibat pandemi virus corona (Covid-19). Bahkan Pedrosa nyaris dikarantina, dan membuat anggota KTM, termasuk sang direktur motorsport, Pit Beirer, panik bukan main.

"Kami merasa gemetar beberapa jam pada Selasa (26/5) malam, karena Dani tiba di Vienna dengan hasil negatif Covid-19 yang umurnya bahkan belum sehari. Namun ia tak membawa dokumen-dokumen dari laboratorium terkait, melainkan hanya hasil negatifnya. Karena tak bisa menunjukkannya, ia langsung dikarantina di hotel bandara Vienna," ungkap Beirer.

Pun demikian, para petinggi KTM segera menghubungi laboratorium tempat Pedrosa melakukan tes Covid-19 di Swiss. Semua dokumen dari sana langsung dikirimkan via email.

Pengawas karantina dari kepolisian Austria pun kemudian mengunjungi Pedrosa di hotelnya, dan akhirnya ia diperbolehkan pergi pada pukul 21.00. Keesokan paginya, ia pun tiba di Red Bull Ring dan menjalankan program uji coba sesuai jadwal.

Akhirnya, Beirer pun merasa lega Pedrosa bisa tiba di Red Bull Ring tanpa kendala lagi. Meskipun memaklumi protokol yang dijalankan otoritas Austria, ia meyakini insiden ini adalah pengingat bahwa menggelar musim MotoGP 2020, meski fokus di Eropa saja, masih akan tetap rumit.

"Austria melakukan proteksi yang sangat serius. Tapi kami lega pihak otoritas menemukan solusi. Dani juga bisa pulang ke Swiss dengan lancar. Pun demikian, insiden ini adalah tanda bahwa bepergian takkan mudah saat tim-tim MotoGP harus berkeliling Eropa dengan 1.500 orang dari 20 negara," tukas Beirer.

Artikel Tag: dani pedrosa, motogp 2020, ktm

949  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini