Motor Ducati Ternyata Kurang Unggul di Tikungan dibanding Yamaha

Penulis: Abdi Ardiansyah
Jumat 10 Jun 2022, 03:40 WIB
Yamaha, Fabio Quartararo, Ducati, Francesco Bagnaia

Francesco Bagnaia dan Fabio Quartararo

Ligaolahraga.com -

Berita MotoGP: Bos Monster Energy Yamaha, Massimo Meregalli mengklaim motor YZR-M1 masih sedikit lebih unggul dibanding Ducati Desmosedici GP saat melewati tikungan.

Melihat hasil dalam dua balapan terakhir, MotoGP Italia dan MotoGP Catalunya, Fabio Quartararo tak mampu menyembunyikan optimismenya untuk mempertahankan mahkota juara. Ia tetap tangguh meski Ducati dan Aprilia kerap memaksa pemuda asal Prancis itu untuk mengeluarkan kemampuan maksimalnya di lintasan.

Quartararo berhasil memberi hasil yang melebihi harapan, terlepas dari kegagalan finis maupun kesalahan para rivalnya. Pemuda berjuluk El Diablo itu masing-masing finis kedua di Mugello dan menang di Catalunya.

Jika ditarik ke belakang, Quartararo mulai bangkit saat rangkaian balapan kembali ke Benua Eropa. Setelah memenangi seri MotoGP Portugal, ia mampu mengambil alih puncak klasemen pebalap. Sejak saat itu, dalam lima balapan selanjutnya, sang rider tampil sangat impresif dengan raihan terburuk hanya finis P4 di MotoGP Prancis.

Kemenangan di Sirkuit Barcelona akhir pekan lalu, membuat Fabio Quartararo berhasil memperlebar gap dengan para rivalnya di klasemen. Kini, ia unggul hingga 22 poin atas Aleix Espargaro dan 53 angka atas Enea Bastianini yang masing-masing berada di P2 dan P3.

Sementara, pebalap yang disebut-sebut sebagai rival terkuatnya dalam perebutan gelar, Francesco Bagnaia, merosot ke posisi kelima dengan terpaut hingga 66 poin.

Meskipun motor Yamaha YZR-M1 kalah dari sisi top speed, seluruh paddock saat ini yakin bila Quartararo kini menjadi kandidat terkuat juara dunia MotoGP 2022. Ia juga menjadi pebalap paling konsisten di grid MotoGP sampai menjelang paruh pertama musim ini.

Bos Monster Energy Yamaha MotoGP, Massimo Meregalli, juga mengakui bila Quartararo memang rider terbaik di kelas utama saat ini.

“Kami hanya kehilangan (Franco) Morbidelli. Tidak ada yang kami harapkan lebih baik daripada perpanjangan kontrak Quartararo (sampai akhir 2024) dan sponsor Monster Energy,” ucap Meregalli.

“Di Catalunya dan Mugello, kami sebetulnya hanya berpikir untuk meminimalisasi kekalahan daripada merebut poin. Namun, saat ini determinasi Quartararo sangat tinggi. Ia percaya dengan motor yang kami berikan kepadanya,” imbuhnya.

Meregalli menjelaskan, paket yang merupakan rival terberat Yamaha, Ducati Desmosedici GP22, memang sangat komplet. Tidak hanya memiliki top speed bagus, motor pabrikan asal Italia itu juga sangat stabil saat pengereman dan mampu melaju cepat ketika melibas tikungan.

“Saya kira kami masih sedikit lebih unggul daripada mereka di tikungan. Tetapi, keunggulan kami itu memang cenderung menurun. Ducati saat ini lebih mudah dikendalikan dan para pebalap mereka sangat cepat,” tutur Meregalli.

“Motor kami juga bagus saat pengereman keras. Kami juga masih stabil saat melibas tikungan cepat dan performa juga stabil,” ia menuturkan.

“Lalu, Aprilia juga bagus bersama Aleix Espargaro. Pekerjaan mereka luar biasa. Saya yakin mereka akan menyelesaikan musim di posisi atas. Tahun lalu, mereka membuat kemajuan dari sisi konsistensi. Tetapi, tahun ini mereka lebih baik daripada sekadar konsisten,” tutupnya.

Artikel Tag: yamaha, Ducati, MotoGP 2022

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/motogp/motor-ducati-ternyata-kurang-unggul-di-tikungan-dibanding-yamaha
705  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini