Momen Sulit Bersama Honda Bikin Pol Espargaro Deja vu

Penulis: Abdi Ardiansyah
Jumat 11 Jun 2021, 13:00 WIB
Pol Espargaro

Pol Espargaro

Berita MotoGP: Pol Espargaro mengungkapkan situasi yang dialaminya bersama Honda saat ini serupa dengan masa-masa sulit pada tahun pertamanya membela KTM Factory Racing.

Honda kini menghuni peringkat keenam klasemen konstruktor sementara MotoGP 2021. Pebalap mereka, baik pabrikan maupun satelit, kesulitan untuk mengeluarkan potensi maksimal motor RC213V.

Pol Espargaro, yang melakoni musim pertamanya bersama Honda, nampak kesulitan untuk beradaptasi dengan tunggangannya. Padahal, saat tes pramusim Qatar, ia memiliki kecepatan bagus.

Posisi finis terbaik Polyccio adalah P8 di Qatar dan Prancis. Setelah itu, pebalap asal Spanyol itu tak mampu untuk menyamai level para rivalnya.

Akhir pekan lalu, Espargaro terjatuh di MotoGP Catalunya. Ia pun gagal mempersembahkan poin untuk Honda. Begitu pula dengan rekan setimnya, Marc Marquez, yang terjatuh di Tikungan 10 Sirkuit Catalunya.

“Saya pernah berada di situasi seperti sebelumnya berasama KTM di tahun-tahun pertama, memiliki banyak masalah dan tak menampilkan yang terbaik di atas motor, tapi kami perlahan membalikkan keadaan,” ujar Pol Espargaro seperti yang dikutip dari Motorsport.com.

“Saya memiliki perasaan kami dapat membalikkan situasi. Saya tidak tahu kapan atau apakah itu akan dimulai besok. Saya pikir untuk memahami. Kami membutuhkan komponen besar untuk melakukannya dan saya pikir kami masih mempelajarinya,” lanjutnya.

“Tetapi, dalam satu tahap, kami pasti akan melakukan perubahan. Satu-satunya pertanyaan adalah kapan,” ia menegaskan.

Sementara itu Marquez menjelaskan masalah utama pada motor RC213V 2021 adalah tak memiliki daya cengkeram bagus pada ban belakang. Itulah yang menyebabkan motor tidak punya akselerasi yang baik, dan juga menimbulkan masalah saat pengereman.

“Pada dasarnya, sangat mudah untuk mengatakan tapi sulit untuk mendapatkan dan menemukan cara yang tepat meningkatkan daya cengkeram ban belakang,” kata Marquez.

“Menang benar, kami memiliki masalah pada akselerasi karena tak memiliki daya cengkeram bagus. Ketika memasuki tikungan motor tak dapat melambat akibat ban belakang tak punya daya cengkeram,” tambahnya.

“Itu adalah dua masalah berbeda yang ada di dua area berbeda. Namun, saya pikir ini membutuhkan solusi yang sama,” ucap The Baby Alien.

Absennya Marquez sepanjang musim 2020, membuat pengembangan motor RC213V berjalan ke arah berbeda. Pebalap berusia 28 tahun itu mengakui bahwa motor yang dikendarainya saat ini memiliki perilaku yang berbeda.

“Untuk memahami dan memberikan yang terbaik, Anda harus melaju lambat, maka Anda tak akan terjatuh. Tapi Anda akan kehilangan banyak hal dalam akselerasi, jika Anda tak bagus dalam hal tersebut, maka Anda kalah di sektor lurus. Semua hal ini tak membantu Anda di sepanjang balapan,” jelas Marquez.

Jika Honda tak kunjung mendapatkan podium sepanjang musim ini, kemungkinan besar mereka akan mendapat status konsesi pada musim 2022. Pabrikan Jepang itu akan diberi kebebasan mengembangkan mesin dan tes privat dengan pebalap resmi mereka.

Marquez pun tak ingin Honda berstatus konsesi musim depan. Karena menurutnya, hal tersebut menandakan bahwa timnya gagal mencatatkan podium serta tampil dengan performa buruk.

Artikel Tag: Pol Espargaro, repsol honda, MototGP 2021, motogp catalunya

689  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini