Meski Susah Duetkan Rossi-Lorenzo, Yamaha Akui Banyak Sisi Positifnya

Penulis: Abdi Ardiansyah
Sabtu 01 Agu 2020, 14:15 WIB
Meski Susah Duetkan Rossi-Lorenzo, Yamaha Akui Banyak Sisi Positifnya

Jorge Lorenzo dan Valentino Rossi

Berita MotoGP: Managing Director Yamaha, Lin Jarvis, mengisahkan kesulitannya ketika mempunyai dua pebalap juara dunia di satu tim Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo, beberapa musim lalu.

Yamaha tercatat pernah punya duet rider hebat, yakni Rossi dan Lorenzo pada rentang musim 2008-2016. Dalam kurun waktu sembilan musim tersebut, Rossi dan Lorenzo kerap kali menimbulkan gesekan, namun sekaligus bisa mendongkrak prestasi tim.

Sejak menduetkan keduanya tersebut, Yamaha mengumpulkan total lima gelar juara dunia dengan dua dari Rossi dan tiga dari Lorenzo.

Yamaha memiliki peluang besar untuk menghidupkan kembali persaingan dalam tim yang ketat pada musim depan melalui Maverick Vinales dan Fabio Quartararo.

Andaikan rivalitas itu benar-benar terjadi pada musim depan, tentu hal tersebut bukanlah hal baru lagi untuk sang Managing Director Yamaha, Lin Jarvis. Jarvis bahkan menceritakan pengamalannya yang pernah kesulitan mengatur Rossi dan Lorenzo.

Meskipun sulit, ia mengakui timnya juga diuntungkan dengan rivalitas panas di antara kedua pembalapnya.

"Kesabaran, diplomasi, dan kesulitan, itu menjadi periode yang paling menguntungkan karena kami mampu memenangi tiga kali triple crown," kata Lin Jarvis sebagaimana dilansir dari Tuttomotoriweb.

Selain itu, tensi panas yang kerap kali terjadi di antara Rossi dan Lorenzo mampu menghadirkan keuntungan dalam hal feedback dan untuk pengembangan motor Yamaha.

"Kami meraih empat gelar juara dunia bersama Valentino Rossi dan tiga bersama Jorge Lorenzo. Ketika mereka berpasangan, kami meraih empat gelar, ini membawa banyak sisi positif dan umpan balik yang besar," tandasnya.

Lebih lanjut, Jarvis tak menampik bahwa punya dua pebalap hebat merupakan hal yang sangat sulit terutama dalam memberi keadilan.

"Hal ini cukup sulit lantaran setiap atlet yang berada pada level tertinggi tentu akan sangat fokus dengan hasil yang mereka raih. Hal terakhir yang ia pedulikan adalah apa yang akan dicapai atau tidak dicapai oleh rekan setimnya."

"Anda harus bisa memperlakukan mereka secara individu dan memastikan mereka mendapatkan perlakuan itu dengan adil," tukasnya.

Artikel Tag: Valentino Rossi, Jorge Lorenzo, yamaha

1185  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini