banner babe

Meski Senang Bela Tim LCR Honda, Zarco Masih Simpan Rasa Sedih

Penulis: Abdi Ardiansyah
Kamis 24 Okt 2019, 22:05 WIB
Meski Senang Bela Tim LCR Honda, Zarco Masih Simpan Rasa Sedih

Johann Zarco berseragam Tim LCR Honda

Berita MotoGP: Johann Zarco merasa sangat gembira karena mendapat kesempatan kembali mentas di balapan MotoGP bersama Tim LCR Honda. Pun demikian, ia mengaku masih menyimpan rasa sedih karena ini menjadi kesempatan yang singkat untuk membuktikan kemampuannya.

Johann Zarco harus absen beberapa kali balapan usai memutuskan kontraknya bersama tim KTM lebih awal. KTM sendiri memilih tak menggunakan jasa Zarco meskipun sebenarnya masih tersisa hingga akhir musim ini. Mantan pebalap tim satelit Yamaha itu pun akhirnya mendapatkan kesempatan untuk tampil bersama LCR Honda menggantikan peran Takaaki Nakagami yang harus absen dalam tiga seri terakhir MotoGP 2019 karena menjalani operasi.

Mendapat kesempatan ini, Zarco mengaku sangat senang. Pasanya, ia mengaku begitu mencintai dunia balap MotoGP. Absen beberapa pekan pun telah membuatnya merasa sedih. Karena itu, ketiga mendengar mendapat kesempatan berharga dari LCR, ia pun tanpa pikir panjang langsung menerimanya.

Pebalap asal Prancis itu pun berjanji bakal menyuguhkan penampilan terbaik, karena ia sendiri menyadari balapan di seri Australia, Malaysia, dan Valencia kemungkinan bisa menjadi yang terakhir baginya di MotoGP. Sebab, sampai saat ini, ia belum menemukan opsi baru untuk kariernya di dunia balap motor terutama di kelas MotoGP setelah memutus kontraknya bersama KTM. Dengan kondisi ini, Zarco menyadari butuh waktu yang lama untuk kembali bisa mentas di kelas tersebut. Apalagi pada musim depan slot pebalap di MotoGP pun dipastikan telah terisi penuh. KTM sendiri telah mengumumkan skuad resminya pada musim depan.

"Saya telah duduk di rumah selama beberapa pekan. Saya punya waktu untuk berpikir dan menyadari bahwa balap GP adalah apa yang saya sukai dan apa yang ingin saya lakukan. Itulah sebabnya saya senang dan bersyukur ketika Lucio Cecchinello memanggil saya dan menawari kursi ini untuk tiga Grand Prix terakhir,” ungkap Zarco dilansi dari laman Speedweek.

 “Saya segera menerimanya dengan penuh rasa syukur. Sebab, itu bisa menjadi Grand Prix terakhir saya untuk beberapa waktu. Saya mengambil risiko besar ketika membatalkan kontrak di KTM untuk 2020 pada musim panas. Saya hanya memiliki masa depan singkat di MotoGP, di LCR,”  tandasnya.

Artikel Tag: Johann Zarco, MotoGP 2019, ktm, Honda

1986  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini