Meski Hanya Digelar di Eropa, Bos KTM Yakin Musim Ini Tak Akan Berjalan Mudah

Penulis: Abdi Ardiansyah
Selasa 02 Jun 2020, 20:10 WIB
Meski Hanya Digelar di Eropa, Bos KTM Yakin Musim Ini Tak Akan Berjalan Mudah

Pol Espargaro, KTM MotoGP.

Berita MotoGP: Bos Red Bull KTM Factory Racing, Pit Beirer, mengungkapkan bahwa balapan MotoGP 2020 tak akan berjalan mudah meskipun sudah difokuskan hanya digelar di Eropa.

Sebagaimana diketahui, MotoGP 2020 yang semula bergulir pada Maret lalu, terpaksa harus dihentikan sementara akibat pandemi Covid-19.

Dorna Sports selaku penyelenggara tengah mengupayakan untuk kembali menggulirkan kompetisi. Kalender musim 2020 juga mengalami perombakan total. Rencananya musim ini akan menggelar 12 balapan yang difokuskan digelar hanya di benua Eropa.

Sirkuit Jerez, Spanyol direncanakan akan menjadi balapan pembuka dan menggelar dua balapan dalam dua pekan berturut-turut yakni pada 19 dan 26 Juli. Spanyol total akan menggelar tujuh balapan di empat sirkuit berbeda.

Selain Negeri Matador, ada empat negara lain yang berpeluang menjadi tuan rumah MotoGP 2020 yakni Italia, Austria, Republik Ceska, dan Prancis.

Kendati rencana tersebut sudah mulai menemui titik terang, namun Bos KTM, Pit Beirer mengaku bahwa menggelar balapan musim ini akan terhalang oleh beberapa kendala.

Hal ini tak lepas dari pengalaman kurang mengenakkan yang baru saja dialami KTM ketika hendak menjalani uji coba tertutup di Red Bull Ring, Austria.

Ia sempat dibuat pusing lantaran pebalap tes mereka, Dani Pedrosa, sempat ditahan oleh pihak keamanan dan nyaris menjalani karantina di bandara Vienna lantaran tidak bisa menunjukkan dokumen kesehatan yang lengkap.

Namun masalah tersebut bisa segera diatasi setelah KTM membantu mengirimkan seluruh kelengkapan dokumen kesehatan yang diminta via email. Beirer akhirnya tenang Pedrosa bisa tiba di Red Bull Ring tanpa tambahan kendala.

Atas alasan inilah Beirer merasa ragu bahwa menggelar MotoGP 2020 akan bisa berjalan dengan mudah. Ia meyakini insiden ini seolah jadi pengingat meski MotoGP akan fokus di Eropa saja, masih akan tetap rumit.

"Austria melakukan proteksi yang sangat serius. Tapi kami tenang pihak otoritas bisa menemukan solusi. Dani juga bisa pulang ke Swiss dengan lancar. Pun demikian, insiden ini adalah tanda bahwa bepergian takkan mudah saat tim-tim MotoGP harus berkeliling Eropa dengan 1.500 orang dari 20 negara," tutur Beirer.

Artikel Tag: Jadwal MotoGP, motogp 2020, Virus Corona

509  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini