Melempem di Musim 2020, Repsol Honda Salahkan Ban Michelin

Penulis: Viggo Tristan
Kamis 11 Feb 2021, 19:26 WIB
Ban Michelin diklaim jadi biang kerok buruknya performa Repsol Honda di MotoGP 2020.

Performa buruk Repsol Honda musim lalu diklaim karena masalah ban Michelin.

Berita MotoGP : Manajemen Balapan Repsol Honda yaitu Tetsuhiro Kuwata memberikan komentar atas performa buruk tim di musim 2020 lalu. Ia menyalahkan faktor ban Michelin yang dianggap kurang berkualitas bagus.

Tidak bisa dipungkiri, performa Repsol Honda di musim lalu memang sangatlah buruk. Cederanya Marc Marquez selaku pebalap andalan mereka membuat tim terlihat ompong. Duet Stefan Bradl dan Alex Marquez masih kurang terasah dengan baik sehingga membuat mereka tertinggal dari tim-tim pabrikan lain. Banyak pihak kemudian menyalahkan Honda karena mendesain motor yang dianggap terlalu istimewa bagi Marc Marquez.

Hal tersebut kemudian membuat Alex Marquez dan Stefan Bradl menjadi kesulitan beradaptasi. Sayangnya, anggapan negatif tersebut langsung dibantah dengan tegas oleh Kuwata. Ia merasa permasalahannya bukan pada motor, melainkan pada ban Michelin yang kurang baik.

"Kami kalah telak tahun lalu. Itu bukan hasil dari kesalahan, tapi karena kami tak mampu mengeksploitasi potensi kami. Dengan rendah hati, kami harus berpikir apa yang bisa dipelajari untuk kembali menang di masa depan. Jujur, kami belum mengeksploitasi kelebihan ban secara penuh, jadi kami harus segera mencari solusi baru," ucap Kuwata.

Kini, Kuwata berharap agar permasalahan tersebut tidak kembali terulang di MotoGP musim 2021. Ia jelas tidak mau timnya menelan hasil buruk untuk kali kedua secara beruntun. Reputasi tim bisa menurun apabila hasil buruk itu tidak bisa diperbaiki.

Artikel Tag: repsol honda, motogp

804  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini