Marquez Kecewa Dianggap 'Gila' dan 'Sok Pahlawan' Karena Aksi Nekatnya

Penulis: Abdi Ardiansyah
Kamis 06 Agu 2020, 07:50 WIB
Marquez Kecewa Dianggap 'Gila' dan 'Sok Pahlawan' Karena Aksi Nekatnya

Marc Marquez, Repsol Honda.

Berita MotoGP: Marc Marquez mengaku merasa kecewa lantaran dianggap ‘gila’ dan ‘sok pahlawan’ ketika ia nekat tampil di MotoGP Andalusia dengan kondisi cedera patah lengan.

Marc Marquez baru saja menjalani operasi untuk yang kedua kalinya usai platina yang ditanamkan ke lengan kanannya patah. Hal ini diyakini disebabkan karena kengototan Marquez saat masa pemulihan.

Bagaimana tidak? dua hari pasca operasi yang pertama, Marquez langsung terlihat hadir di MotGP Andalusia. Ia bahkan mencoba turun di lintasan saat FP3 dan kualifikasi. Meskipun akhirnya ia menyerah dan mengundurkan diri dari balapan, namun aksi ini dianggap terlalu nekat.

Kini, rider Repsol Honda itu dipastikan bakal absen lagi di pekan balap MotoGP Brno, Ceko, 7-9 Agustus nanti. Bahkan dilansir dari media masa ‘El Periodico’ mengabarkan bahwa ia juga akan absen dari MotoGP Austria dan Styria di Sirkuit Red Bull Ring.

Kabar ini ditulis oleh Emilio Perez de Rozas, yakni jurnalis balap asal Spanyol yang diketahui dekat dengan sumber terpercaya Marquez Bersaudara. Menurut pantauan de Rozas, Marquez takkan bisa pulih benar dari cedera lengan kanannya setidaknya sampai sebulan ke depan.

Sementara Honda Racing Corporation (HRC) belum merilis pernyataan apa pun soal balapan di Austria pada 14-16 Agustus dan Styria pada 21-23 Agustus, namun mereka telah memastikan Marquez bakal absen di Brno dan sementara digantikan test rider HRC, Stefan Bradl.

Pun demikian, de Rozas melaporkan bahwa rider berusia 27 tahun itu kemungkinan besar bakal absen dari kedua balapan di Sirkuit Red Bull Ring. Marquez pun berarti diperkirakan baru bisa tampil di lintasan lagi pada pertengahan September, yakni dalam dua balapan di Misano, Italia, pada 11-13 dan 18-20 September.

De Rozas lantas membeberkan bahwa Marquez merasa sedikit kecewa lantaran banyak pihak menganggapnya 'gila' karena terlalu nekat mencoba balapan di MotoGP Andalusia hanya beberapa hari setelah operasi pertama. Ia menegaskan bahwa dirinya tak 'gila' dan tak mau dianggap 'pahlawan'.

Marquez juga menegaskan bahwa keputusannya untuk mencoba turun lintasan di Jerez ketika belum pulih benar adalah keputusan wajar yang diambil seorang pebalap, apalagi ia juga berada dalam pengawasan dokter dan telah lolos tes medis yang wajib ia lakukan.

Artikel Tag: Marc Marquez, motogp 2020

15031  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa
Idin molana
Idin molana
06 Agustus 2020 15:58
Sok jago...makan tu aspal ma krikil
Terima kasih, balasan untuk komentar ini sedang dimoderisasi.
160 karakter tersisa
Mas Fen
Mas Fen
09 Agustus 2020 07:57
Manusia serakah sipembuat gaduh..
Terima kasih, balasan untuk komentar ini sedang dimoderisasi.
160 karakter tersisa