Marquez Disebut Kutukan Bagi Rider Honda Lain, Bos Honda Justru Ejek Balik Ducati dan Yamaha

Penulis: Abdi Ardiansyah
Senin 09 Des 2019, 20:40 WIB
Marquez Disebut Kutukan Bagi Rider Honda Lain, Bos Honda Justru Ejek Balik Ducati dan Yamaha

Marc Marquez dan Alberto Puig, Bos tim Repsol Honda.

Berita MotoGP: Kombinasi Marquez dan Honda dianggap sebagai sebuah kutukan, namun Bos Honda justru membantah hal tersebut dan justru mengejek Yamaha dan Ducati.

Sebelumnya, ada ungkapan bahwa fenomena Marc Marquez di Honda adalah sebuah kutukan sekaligus berkah. Fakta pun juga membuktikan bahwa di musim MotoGP 2019 tidak ada pebalap Honda lain yang menang kecuali Marquez sendiri. Berkah bagi Honda bahwa dengan hanya seorang Marquez pula mampu mencengkeram tiga gelar dunia sekaligus.

Mitos mengenai ‘kutukan’ itu mencuat setelah kasus terakhir dalam balapan kedua musim tahun 2018, ketika Cal Crutchlow memenangkan GP Argentina 2018. Bahkan mungkin bisa disebut balapan paling gila dan Cal sempat memimpin poin klasemen pebalap saat itu. Namun hal itu pupus lantaran ia gagal mengamankan posisi terdepan hingga garis finis.

Menanggapi fakta bahwa Honda hanya bisa menang dengan Marquez, manajer tim Honda Alberto Puig pun justru menepis pernyataan tersebut.

“Pertama-tama, saya pikir itu bukan fakta, itu hanya sebuah ide, faktanya adalah bahwa Honda telah memenangkan gelar dalam 18 tahun terakhir. Sudah menang sepuluh kali dengan empat atau lima pebalap berbeda. “

Sementara di Yamaha, hanya ada dua pebalap, yakni Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo, sedangkan Ducati hanya punya satu jawara, yakni Casey Stoner.

“Berdasarkan fakta-fakta ini, kita dapat mengatakan bahwa motor yang paling mudah dikendarai adalah Honda karena telah memenangkan kejuaraan dengan banyak pebalap,” tegas Puig.

Alberto Puig tidak menerima kritik atau keraguan bahwa Honda juga menang dengan banyak pebalap. Honda menang dengan Rossi, Hayden, Stoner.

“Saya tidak tahu apa yang dikatakan tim lain, tapi itu tidak begitu penting bagi kami. Performa terbaik tim tidak terbatas pada motor atau pebalap, itu adalah keseluruhan struktur, sehingga setiap tim memiliki jalurnya sendiri, mencoba untuk lakukan yang terbaik,” kata Puig.

Puig sadar betul, bahwa terkadang dalam kompetisi ada kecemburuan melihat bakat luar biasa yang diperlihatkan Marquez.

“Jika kita memiliki pebalap ini, kita memiliki pebalap itu dan tim lain mencoba untuk mendapatkan pebalap itu, saya tidak berpikir itu hal penting. Melihat sejarah kejuaraan, Honda telah memenangkan banyak gelar dengan pebalap yang berbeda, termasuk Rossi, Hayden, Marc, Casey. Itu bukan fakta bahwa Honda hanya menang dengan Marquez.”  balas Puig.

Artikel Tag: Marc Marquez, Honda, yamaha, Ducati

3308  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini