Marquez Dinilai Lebih Tenang Jika Satu Tim dengan Sang Adik, Alex Marquez.

Penulis: Abdi Ardiansyah
Selasa 14 Jan 2020, 22:56 WIB
Marquez Dinilai Lebih Tenang Jika Satu Tim dengan Sang Adik, Alex Marquez.

Alex Marquez dan Marc Marquez

Berita MotoGP: Manajer Tim Repsol Honda, Alberto Puig, membantah opini yang menyatakan bahwa kehadiran Alex Marquez justru akan memecahkan konsentrasi sang kakak sekaligus rekan setimnya, Marc Marquez.

Bergabungnya Alex Marquez ke skuat Repsol Honda memang menimbulkan banyak komentar dari sejumlah pihak. Salah satunya adalah tiga kali juara dunia GP500, Wayne Rainey.

Pria asal Amerika Serikat tersebut meyakini fokus Marc akan terbagi pada adiknya, karena menurutnya, Marc akan berusaha keras membantu sang adik untuk tampil kompetitif.

Namun hal itu dibantah oleh bos Repsol Honda, Alberto Puig. Seperti dilansir dari laman Motorsport, Puig justru menilai Marc justru bakal cemas jika Alex membela tim lain.

"Marc bakal lebih cemas jika adiknya menjalani debut MotoGP dengan tim lain. Dengan bertandem seperti ini, ia justru bakal tahu bahwa Alex ada di tempat yang baik, karena ia tahu benar cara Honda memperlakukan para ridernya," ungkap Puig.

Menurutnya, Marc bakal lebih tenang jika Alex dinaungi oleh Repsol Honda, karena proses belajarnya akan terjamin. Dengan begitu, delapan kali juara dunia asal Spanyol tersebut bakal bisa lebih fokus dalam mengembangkan atau memperbaiki performa motor.

"Saya tak lihat bagaimana kehadiran Alex bakal jadi hal negatif bagi Marc. Marc justru senang. Jadi ia bakal hanya peduli pada performa motor. Hanya itulah yang akan memengaruhinya. Ia adalah seorang juara, dan ketika ia harus mengalahkan adiknya, ia akan melakukannya," imbuhnya.

Jelang tes pramusim MotoGP Malaysia di Sirkuit Sepang pada 2-4 dan 7-9 Februari mendatang, banyak pihak penasaran dengan parameter yang bakal digunakan Repsol Honda untuk menilai performa Alex.

"Ini peluang unik bagi Alex. Anda harus mengevaluasinya berdasar level yang ada dan di posisi mana ia akan finis. Hasil dan proses belajarnya akan menunjukkan ia bekerja dengan baik atau tidak. Ia harus bekerja keras dan berkorban. Talenta tak bisa dikendalikan, tapi kinerja bisa," pungkas pria yang juga pernah menjadi Manajer pribadi Dani Pedrosa tersebut.

Artikel Tag: Alex Marquez, motogp, Honda, Marc Marquez

1977  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini