Marquez Adalah Pengganggu Keberhasilan Ducati Akhiri Puasa Gelar

Penulis: Abdi Ardiansyah
Minggu 12 Jan 2020, 22:55 WIB
Marquez Adalah Pengganggu Keberhasilan Ducati Akhiri Puasa Gelar

Andrea Dovizioso (Mission Winnow Ducati) dan Marc Marquez (Repsol Honda)

Berita MotoGP: Loris Capirossi menyebut Marc Marquez adalah penghalang utama Ducati meraih kesuksesan di ajang MotoGP. Dominasi Marquez membuat semangat para rider Ducati menurun.

Marc Marquez berhasil unggul telak dalam gelaran MotoGP 2019. Bahkan duo Ducati, Andrea Dovizioso dan Danilo Petrucci, tak bisa berkutik menghentikan laju Marquez yang kian dominan.

Pebalap tim Repsol Honda itu telah menorehkan total 18 podium dari 19 seri balap, dengan 12 diantaranya keluar sebagai pemenang. Ia hanya satu kali gagal finis saat terjatuh ketika memimpin balapan di GP Amerika Serikat.

Sementara dua pebalap Ducati, hanya bisa mengumpulkan 12 podium dengan tiga kemenangan saja. Dovizioso yang diplot jadi pebalap andalan Ducati, kembali harus puas tiga musim berturut-turut menjadi runner-up.

Padahal, skuat asal Borgo Panigale itu telah bertekad merebut gelar juara dunia musim ini. Namun wakil Ducati tersebut kalah jauh meskipun berada di posisi runner-up.

Dovi berhasil mengumpulkan 269 poin, sementara Marquez telah jauh meninggalkannya dengan total 420 poin. Pencapaian yang justru menurun dibandingkan musim-musim sebelumnya. DesmoDovi hanya bisa mengalahkan Marquez sebanyak dua kali saat balapan di Qatar dan Austria.

Dominasi Marquez ini dianggap menjadi batu sandungan besar bagi Ducati untuk bisa mencicipi gelar juara dunia MotoGP setelah sekian lama. Hal itu diungkapkan oleh mantan pebalap MotoGP, Loris Capirossi.

Pria asal Italia itu menilai bahwa Marquez adalah masalah nyata bagi Ducati untuk mewujudkan obsesi mereka merengkuh gelar juara dunia. Bila Marquez tidak ada, Capirossi yakin pabrikan Italia itu sudah mampu mengakhiri puasa gelar yang terakhir direngkuh pada 2007 silam bersama Casey Stoner.

"Ducati mempunyai banyak pekerjaan untuk motor 2020, tapi mereka mempunyai masalah utama yakni Marc Marquez," kata Loris Capirossi, dilansir dari Corse di Moto.

"Jika Marc Marquez tidak ada di sana untuk dua musim sebelumnya, Ducati telah menjadi juara dunia dalam dua musim beruntun," tandasnya.

Keganasan performa Marquez seakan menjadi momok yang menurunkan semangat para rider Ducati. Pasalnya, ditengah performa para pebalap Honda lain yang tampil kurang memuaskan, Marquez justru tampil tak terbendung.

Artikel Tag: Marc Marquez, Ducati, Andrea Dovizioso

2240  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini