Marc Marquez Disebut Kena Karma Usai Sabotase Peluang Juara Rossi di 2015

Penulis: Abdi Ardiansyah
Kamis 14 Jan 2021, 23:50 WIB
Marc Marquez, Valentino Rossi

Insiden 'Sepang Clash' antara Valentino Rossi dan Marc Marquez

Berita MotoGP: Musibah panjang yang dialami oleh Marc Marquez dianggap menjadi karmanya usai menjegal peluang juara Valentino Rossi di musim 2015 silam.

Marc Marquez harus legawa lantaran dominasinya di MotoGP selama ini akhirnya harus terhenti usai sang pebalap mengalami cedera serius di bagian lengan kanannya.

Cedera parah itu membuat Marquez harus menepi sepanjang musim pada MotoGP 2020 hingga dirinya harus rela kehilangan takhtanya. Hingga kini, belum bisa dipastikan kapan Marquez akan kembali berlomba setelah menjalani operasi tiga kali di tulang humerusnya.

Rider berjuluk Baby Alien itu santer dikabarkan masih absen dalam beberapa seri pertama MotoGP 2021 sebelum fisiknya benar-benar pulih. Musibah yang tengah dialami oleh Marquez tersebut ternyata mampu mengundang perhatian dari mantan rider GP500 asal Italia, Loris Reggiani.

Reggiani melontarkan pernyataan kontroversi karena kembali mengungkit perselisihan Marquez dengan Valentino Rossi. Reggiani menilai cedera parah yang dialami oleh rider asal Spanyol itu adalah bentuk dari karma akibat tindakan terhadap Valentino Rossi.

Marc Marquez disebut Louis Reggiani kualat karena pernah menggagalkan Valentino Rossi merebut gelar juara dunia yang ke-10 pada MotoGP 2015.

"Pada 2015, Marc Marquez memutuskan Rossi tidak boleh memenangkan gelar dan dia telah membuatnya gagal," ujar Loris Reggiani sebagaimana dilansir dari Motosan.

Pada 2020 dia seharusnya memenangkan gelar yang membuatnya punya catatan sama seperti Valentino Rossi, tetapi... karma...," tandasnya.

Perseteruan Rossi dengan Marquez pada 2015 bermula ketika Rossi menuduh Marquez menghalanginya untuk menang pada seri GP Australia. Perselisihan keduanya berlanjut di lintasan. Insiden yang biasa disebut Sepang Clash itu tercipta ketika Marquez terjatuh ketika terlibat kontak dengan Rossi pada GP Malaysia.

Insiden tersebut membuat Rossi harus start dari posisi paling belakang pada balapan penutup, GP Valencia. Penalti itu membuat Rossi gagal merebut gelar. Hasil finis di urutan keempat tidak cukup bagi Rossi untuk mencegah rekan setimnya, Jorge Lorenzo, menggusur posisinya dari puncak klasemen.

Artikel Tag: Marc Marquez, Valentino Rossi

5430  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini