Lorenzo Sebut Fabio Quartararo Tak Perlu Dihukum Usai Insiden di Catalunya

Penulis: Abdi Ardiansyah
Rabu 09 Jun 2021, 19:20 WIB
Fabio Quartararo

Fabio Quartararo

Berita MotoGP: Eks pebalap MotoGP, Jorge Lorenzo, turut berkomentar soal insiden terbukanya baju balap Fabio Quartararo di MotoGP Catalunya dan menilai hukuman yang dijatuhkan padanya kurang tepat.

Insiden terbukanya baju balap Fabio Quartararo di MotoGP Catalunya terus menjadi perbincangan banyak pihak. Pebalap Monster Energy Yamaha itu berkendara dengan baju bagian depan terbuka selama empat lap terakhir dengan kecepatan 350 km/jam. Ia juga membuang penutup dadanya ke tengah lintasan.

Federasi Motor Internasional (FIM) pun menjatuhkan hukuman penalti tiga detik pada Quartararo, setelah sebelumnya ia diganjar hukuman yang sama akibat memotong jalan Tikungan 1 dan 2. Sementara itu, banyak koleganya menilai hukuman tersebut tak sebanding dengan potensi bahaya yang bakal dihadapi pebalap asal Prancis tersebut. Ia dianggap pantas diganjar bendera hitam dalam situasi tersebut.

Bahkan Legenda MotoGP, Casey Stoner, menekankan bahwa seharusnya Quartararo berhenti dulu untuk menarik resleting bajunya, kemudian melanjutkan balapan. Pandangan serupa diberikan oleh rider Repsol Honda, Marc Marquez.

Eks pebalap MotoGP, Jorge Lorenzo, yang belakangan kerap mengomentari situasi di MotoGP, ikut memberikan komentar. Kampiun level premier edisi 2010, 2012 dan 2015 itu menilai langkah yang diambil Quartararo sudah tepat.

“Masalah konyol itu bukan kesalahannya. Menurut pendapat saya, dia tidak harus berhenti. Dia sudah benar lanjut balapan. Itu bisa menjadi berbahaya kalau terjatuh, tapi dia tidak bisa berbuat apa-apa. Bukan kesalahannya dan tidak bisa diberi hukuman,” jelas Lorenzo seperti yang dikutip dari Motorsport.com.

Selain menyoroti insiden yang dialami Fabio Quartararo, ia juga menjelaskan hasil evaluasinya mengenai balapan MotoGP Catalunya.

“Dengan lima pole beruntun, Quartararo membuktikan jadi pebalap paling eksplosif pada satu putaran dan dalam kondisi kering. Dia punya kesempatan menang balapan, tapi dia membuangnya dengan tiga kesalahan,” tuturnya

“Yang pertama, saat start. Dia tidak kehilangan satu meter pun di atas Ducati. Miller, tapi di tikungan pertama, dia memimpin tidak kehilangan tempat pertama setelah memenangi duel dari dalam. Dia kehilangan tempatnya dengan Oliveira,” lanjut Lorenzo.

“Mengetahui bahwa dia memiliki ritme terbaik, dia menjadi tidak sabar. Dia menyalip Miller saat pengereman yang tidak terkonsolidasi dan berjalan lama, kehilangan empat posisi. Dari sana, Oliveira sudah sangat jauh dan ketika ingin mengambil alih, dia terlalu banyak memakai ban,” ia menambahkan.

“Kemudian, dia juga membuat kesalahan dengan Johann Zarco pada tikungan pertama dengan melaju terlalu jauh, melewati chicane dan tidak membuang waktu cukup banyak. Lalu dari sana, timbul masalah konyol,” tutup Lorenzo.

Artikel Tag: Fabio Quartararo, MotoGP 2021, Jorge Lorenzo, motogp catalunya

651  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini