Kompetisi Ditunda Lama, Tim Independen Terancam Kesulitan Finansial

Penulis: Abdi Ardiansyah
Kamis 26 Mar 2020, 08:40 WIB
Kompetisi Ditunda Lama, Tim Independen Terancam Kesulitan Finansial

Aleix Espargaro dan Andrea Iannone bersama para anggota tim Aprilia.

Berita MotoGP: Kompetisi yang harus ditunda lama akibat pandemi virus corona membuat sejumlah tim MotoGP terancam mengalami krisis finansial. Masalah ini terutama akan dirasakan oleh tim independen.

MotoGP saat ini bisa dibiang dalam kondisi mati suri akibat Covid-19. Sejak seri perdana di Qatar yang hanya menampilkan Moto2 dan Moto3, hingga sekarang belum ada kepastian kapan penundaan akan berakhir.

Tidak adanya balapan tentu akan membuat sponsor menarik nama mereka. Hal ini tentu membuat krisis finansial mengancam seluruh tim, terutama tim independen yang menggantungkan nasib dari dana sponsor.

Dalam kondisi tidak ada pemasukan, tim tetap harus berusaha keras untuk menghidupi staf dan pebalap dengan dana terbatas.

Fausto Gresini menjadi salah satu orang yang dibuat pusing dengan masalah ini. Pasalnya, tim Gresini yang dimilikinya tampil di seluruh kelas MotoGP.

"Hal terpenting adalah memulai kembali kejuaraannya. Ada 70 orang di tim kami dan tentu saja saya khawatir. Kami akan kehilangan kesempatan, sponsor, pekerjaan. Penting untuk mengetahui bagaimana cara memperbaikinya," kata Gresini, dilansir dari Corse di Moto.

Gresini pun mengajukan sebuah solusi agar tim bisa segera bangkit setelah periode krisis berakhir.

"Di antara semua kemungkinan, untuk memaksimalkan anggaran, saya bersedia menggunakan motor 2020 pada 2021," tuturnya.

Seperti diketahui, tim independen MotoGP harus merogoh kocek hingga sekitar 2 juta euro (atau sekitar 35 miliar rupiah) untuk menyediakan dua buah motor bagi setiap pebalapnya.

Sementara untuk tim kelas Moto2 berkisar di angka 400 ribu euro (7,1 miliar rupiah) selama semusim. Tim balap di ajang MotoGP masih bisa mengandalkan subsidi yang mereka dapat setiap tahun dari Dorna Sports selaku penyelenggara.

Namun, pemasukan yang diandalkan masih seret karena tidak ada balapan yang bisa digelar. MotoGP juga harus memastikan seluruh tim berada dalam kondisi yang 'sehat' untuk bisa menghadirkan kompetisi yang kompetitif saat situasi mulai kondusif.

Sementara itu, Presiden Asosiasi Tim Balap di MotoGP (IRTA), Herve Poncharal, mengaku telah mendapat jaminan dari CEO Dorna Carmelo Ezpeleta tentang bantuan bagi seluruh tim peserta.

"Saat ini kami sedang mencari dana bantuan minimum untuk membantu tim bertahan hidup. Kami akan menyelesaikannya dan bertahan sampai kejuaraan dimulai kembali. Kami akan baik-baik saja," ujar Poncharal seperti dilansir dari Speedweek.

Artikel Tag: motogp 2020, Virus Corona

1905  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini