Regulasi Balapan MotoGP Musim 2019 akan Lebih Ketat

Penulis: Jonathan Febrian
Kamis 13 Sep 2018, 20:00 WIB
Regulasi Balapan MotoGP Musim 2019 akan Lebih Ketat

MotoGP

Berita MotoGP : Musim balapan MotoGP 2019 yang akan datang akan ada regulasi yang akan diperbaharui oleh Komisi Grand Prix antara lain prosedur start balapan basah, penalti posisi, pebalap pengganti serta wild card pada kelas Moto2.

Pembahasan perihal regulasi telah diadakan pada akhir pekan kemarin di Misano yang dihadiri oleh Carmelo Espeletas dan Carloz Ezpeleta dari Dorna Sports, Paul Duparc dari FIM, Herve Poncharal dan Mike Trimbly dari IRTA ,Takanao Tsubouchi dari MSMA dan Corrado Cecchinelli selaku Direktur Teknologi MotoGP.

Adapun hasil pertemuan terebut melahrkan regulasi baru seperti, penguranggan satu lap pada prosedur star balapan basah. Hal ini disebabkan oleh faktor kesulitan bagi tim untuk mengisi bahan bakar hingga penuh pada kondisi start balapan basah.

Ada juga perubahan regulasi perubahan posisi penalti, pit board di garis finis akan ditampilkan untuk tiga lap terakhir saja. Sebelumnya penalti mewajibkan pebalap untuk merubah posisinya saat balapan  dan hal tersebut ditampilkan pada pit board garis finis selama lima lap dan durasi lima lap dinilai akan ada banyak perubahan yang bisa terjadi.

Selanjutnya ada perubahan regulasi pada pebalap cadangan dan pengganti. Ada celah dimana para tim MotoGP dapat memanipulasi peraturan yang saat ini berlaku. Contohnya melakukan penggantian mesin pada tim yang sama atau dengan tim lain, selain itu ada juga celah pada pebalap yang hampir melebihi jatah alokasi pergantian mesin, sehingga akan diturunkan pebalap cadangan untuk bisa mendapatkan mesin baru. Oleh sebab itu regulasi baru mengharuskan pebalap cadangan atau pengganti harus mendapatkan persetujuan dari Komisi Grand Prix terlebih dahulu sebelum balapan.

Sementara di Moto2 opsi entri wild card tidak akan ada pada musim depan, oleh karena terbatasnya ketersediaan mesin baru di Moto2 2019.

Artikel Tag: motogp, MotoGP 2018, MotoGP 2019

4389