Kemenpora Lemparkan Kewenangan MotoGP Indonesia ke Kemenparekraf

Penulis: Senja Hanan
Rabu 28 Okt 2020, 14:07 WIB
Kemenpora Lemparkan Kewenangan MotoGP Indonesia ke Kemenparekraf

Penampakan pembangunan Sirkuit Mandalika. (Images: Antara)

Berita MotoGP: Awalnya, Mandalika Racing Team Indonesia berencana memperkenalkan tim untuk MotoGP Indonesia 2021 di kompleks Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). Namun, tak mau menimbulkan polemik, Kemenpora membatalkannya dan menyerahkan semua kepada Kementerian Pariwisata dan Ekenomi Kreatif (Kemparekraf).

Hal tersebut diungkapkan  sebagai klarifikasi atas kabar rencana peluncuran tim MotoGP Indonesia, Mandalika Racing Team Indonesia, yang akan berlangsung di kompleks Kemenpora pada 28 Oktober

"Kemenpora harus menjelaskan lagi kepada masyarakat umum, bahwaleading sector persiapan dan penyelenggaraan MotoGP 2021 di Mandalika adalah Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif," demikian pernyataan itu . "Sehingga kami tidak ingin melampaui (apa) yang menjadi kewenangan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif," sambungnya, sebagaimana diberitakan Antara.

Mandalika Racing Team Indonesia bakal menjadi tim Indonesia yang bertarung di kejuaraan dunia MotoGP di kelas Moto2 tahun depan. Kemenpora menegaskan, sebagai penanggungjawab bidang keolahragaan mereka membuka kesempatan kepada masyarakat yang ingin berpartisipasi dan membentuk tim pebalap untuk MotoGP Mandalika.

"Namun demikian, sepenuhnya harus berkoordinasi dengan pihak IMI selaku induk organisasi cabang olahraga bermotor baik mobil maupun sepeda motor di Indonesia." 

Sebelumnya, Ketua tim MotoGP Indonesia Muhammad Rapsel Ali akhir pekan lalu mengatakan akan melangsungkan peluncuran tim tersebut di kompleks Kementerian Pemuda dan Olahraga tepat pada perayaan Hari Sumpah Pemuda.

Sesmenpora, Gatot S. Dewa Broto pada Selasa menerima perwakilan MRTI yang ingin menyampaikan rencana tersebut. "Setelah dikonfirmasi ke beberapa pihak, ternyata beberapa hal yang terkait dengan butir-butir tersebut belum sepenuhnya terpenuhi.

Sehingga mereka belum dapat mengizinkan adanya penyelenggaraan jumpa pers pada tanggal 28 Oktober 2020 di kompleks Kementerian Pemuda dan Olahraga.

Selain itu, Menteri Pemuda dan Olahraga, Zainudin Amali tidak diagendakan untuk menghadiri acara tersebut karena pada tanggal itu Menpora telah memiliki agenda sendiri mengikuti puncak kegiatan Hari Sumpah Pemuda ke-92.

Hingga berita ini ditulis Rapsel Ali belum merespon pertanyaan pewarta terkait hal tersebut.

Artikel Tag: kemenpora, MotoGP Indonesia

1496  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini