Jorge Lorenzo Bangga Jadi Rival Sekaligus Tandem Valentino Rossi

Penulis: Abdi Ardiansyah
Selasa 14 Apr 2020, 14:35 WIB
Jorge Lorenzo Bangga Jadi Rival Sekaligus Tandem Valentino Rossi

Jorge Lorenzo dan Valentino Rossi

Berita MotoGP: Jorge Lorenzo mengaku bangga pernah merasakan menjadi rekan setim sekaligus rival terberat dengan Valentino Rossi di MotoGP.

Sejak kedatangannya di kelas MotoGP pada musim 2008 silam, Lorenzo langsung bergabung bersama tim utama Yamaha dan menjadi rekan setim Valentino Rossi.

Duo Yamaha ini langsung menjadi duet maut sekaligus jadi rival tersengit. Bukan hanya persaingan yang berjalan sengit, keduanya juga tak jarang terlibat konflik dan perseteruan panas di dalam maupun di luar lintasan.

Namun uniknya, Lorenzo dan Rossi akur saat tak membela tim yang sama, atau tak bertarung wheel-to-wheel dalam memperebutkan hasil terbaik. Pun demikian, sang juara dunia lima kali tersebut mengakui Rossi jadi sosok yang mendorongnya untuk menjadi rider yang lebih baik.

"Rivalitas dengan Vale telah membuat saya menjadi lebih baik. Kami berdua saling memotivasi, namun juga menyembunyikan rahasia kami. Dari sudut pandang media massa, rivalitas kami sangatlah penting," tutur Lorenzo kepada Sky Sport.

Menurutnya, rivalitas mereka bahkan sampai sekarang masih kerap dibicarakan orang, meskipun kini Lorenzo sudah pensiun dari MotoGP. Bagi rider berjuluk Por Fuera tersebut, rivalitas ini punya tempat sendiri di hatinya.Ia bahkan mengaku bangga bisa punya kesempatan bertarung dengan The Doctor.

"Sampai sekarang orang masih membicarakan balapan di Barcelona (2009) dan persaingan pada 2015. Saya bangga pernah bertarung dengan seorang juara seperti Vale, baik menang atas dia maupun kalah darinya," tandasnya.

Selain Rossi, Lorenzo juga punya rivalitas dengan Casey Stoner dan juga Marc Marquez. Ia akhirnya menyadari bahwa ia adalah satu-satunya rider yang pernah membekuk ketiganya dalam perebutan gelar dunia, yakni pada 2010, 2012, dan 2015.

"Saya satu-satunya orang yang pernah mengalahkan semua rider, tapi saya tak pernah memikirkannya. Yang terpenting adalah meraih gelar dunia, karena dengan begitu semua beban jadi sirna. Yang lainnya hanya 'hadiah'," tandasnya.

Artikel Tag: Jorge Lorenzo, Valentino Rossi, yamaha

1401  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini