Honda Bisa Bangkit Meskipun Tanpa Kehadiran Marc Marquez

Penulis: Abdi Ardiansyah
Minggu 04 Okt 2020, 20:50 WIB
Marc Marquez, Repsol Honda.

Marc Marquez, Repsol Honda.

Berita MotoGP: Honda merasa yakin bahwa bisa memperbaiki pencapaian mereka di MotoGP setelah terseok-seok dan kehilangan sosok andalan seperti Marc Marquez.

Honda harus kehilangan Marc Marquez yang mengalami cedera cukup parah hingga tak bisa tampil dalam tujuh balapan atau sejak balapan seri kedua MotoGP 2020. Absennya Marquez ini memberikan kerugian yang sangat besar bagi Honda.

Masalah motor Honda RC213V kian terlihat usai pebalap mereka yang lain juga kesulitan untuk tampil kompetitif. Sebelumnya Honda memang kerap dikritik lantaran hanya bisa mengandalkan Marc Marquez saja. Skuat Sayap Tunggal ini pun juga tak bisa mengelak bahwa RC213V bukan tunggangan yang mudah.

Sementara Cal Crutchlow yang biasanya sering meraih hasil podium setiap musimnya juga nampak kesulitan mengendarai RC213V 2020 yang dinilai jauh lebih sulit dikendalikan terutama saat digeber memasuki tikungan.

"Mesinnya berbeda di tahun ini, kami memiliki lebih banyak inersia (kelembaman) di tikungan," tutur Cal Crutchlow sebagaimana dilansir dari Crash.

Honda juga terancam tetap terpuruk dalam waktu yang cukup lama lantaran MotoGP melakukan pembekuan mesin dan aerodinamika hingga musim 2021.

Manajer Teknis Honda, Takeo Yokoyama, mengakui kesulitan yang dialami pihaknya untuk mendongkrak performa motor di tengah keterbatasan.

"Saat pengembangan mesin terhenti, lebih sulit untuk memperbaiki masalahnya," ujar Takeo Yokoyama.

Honda sudah menemukan sumber masalah mereka. Honda mendapati bahwa bukan faktor mesin yang membuat performa mereka jeblok, melainkan konstruksi dari ban belakang Michelin yang baru.

Ban belakang Michelin untuk musim 2020 mengubah keseimbangan motor karena grip ban belakang yang terlampau kuat. Honda tidak sendirian. Ducati juga senasib setelah rider andalan mereka, Andrea Dovizioso, mengalami kesulitan besar sepanjang musim ini.

Skuat asal Jepang ini pun berusaha melihat solusi lain dengan melakukan perubahan pada aspek lain yang bisa dimodifikasi seperti sasis, weight balance, hingga elektronik. Andai bisa memanfaatkan celah-celah itu, Honda diyakini mampu memperbaiki hasil minor yang mereka raih pada MotoGP 2020.

"Kenyataannya adalah kami tidak dapat mengubah mesin, tetapi kami masih memiliki banyak hal lain untuk meningkatkan performa kami," ucap Takeo Yokoyama.

"Sejujurnya, saya rasa kami tidak menggunakan potensi maksimal dari konstruksi ban belakang yang baru, kami harus mencoba banyak hal," tukasnya.

Artikel Tag: Marc Marquez, motogp, Honda

920  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini