Ducati Sebut Fabio Quartararo Sebagai Rival Terberatnya Musim Ini

Penulis: Viggo Tristan
Selasa 13 Jul 2021, 07:11 WIB
Ducati anggap Fabio Quartararo sebagai lawan paling sulit musim ini.

Fabio Quartararo dicap sebagai rival paling berat oleh Ducati. (Gambar: ASN Motorsports)

Ligaolahraga.com -

Berita MotoGP : Petinggi Ducati yaitu Paolo Ciabatti menyebut Fabio Quartararo sebagai lawan atau rival yang paling berat musim ini. Ia merasa bahwa Quartararo punya kecepatan yang cukup konsisten dengan motor YZR-M1.

Setelah terseok-seok pada MotoGP 2020, Fabio Quartararo membenahi performanya di musim ini dan menunjukkan peningkatan yang cukup pesat. Ia sukses tampil konsisten dan kini memuncaki klasemen sementara dengan keunggulan cukup jauh. Melihat hal itu, Ducati merasa bahwa Quartararo adalah lawan yang sangat berat untuk ditaklukkan.

"Dia (Quartararo) sangat cepat dan konsisten. Dia lawan terberat kami dalam perebutan titel juara dunia (MotoGP 2021). Dia membalap dengan lihai dan koneksinya dengan motor Yamaha sangat bagus di setiap jenis lintasan," ucap Ciabatti saat diwawancara oleh media setempat.

Satu hal yang disayangkan oleh Ciabatti adalah hukuman yang didapati Quartararo pada GP Catalunya lalu. Kala itu, Quartararo membuka resleting secara sengaja dan membuang pelindung dadanya. Hukuman yang diberi tergolong terlalu ringan dan tidak sebanding dengan resiko tindakannya.

"Saya bisa bilang bahwa Fabio sangat beruntung karena tak mendapat black flag di GP Catalunya karena resleting baju terbuka, dia hanya turun ke posisi enam. Penalti catatan waktu itu tergolong hukuman ringan. Para pengawas, sehari setelah balapan, mengatakan bahwa bendera hitam seharusnya dipertimbangkan. Saya tidak mau komplain karena akhirnya Fabio yang finis ketiga turun menjadi keenam. Itu hasil yang cukup bagus untuknya," tutup Ciabatti.

Artikel Tag: Fabio Quartararo, motogp, Ducati

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/motogp/ducati-sebut-fabio-quartararo-sebagai-rival-terberatnya-musim-ini
657  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini