Ducati Bantah Kemenangan Francesco Bagnaia di Jerez Hasil Kecurangan

Penulis: Abdi Ardiansyah
Jumat 13 Mei 2022, 16:00 WIB
Francesco Bagnaia

Francesco Bagnaia

Ligaolahraga.com -

Berita MotoGP: Bos Ducati, Luigi Dall’Igna, menegkaskan bahwa timnya tak mungkin mengakali tekanan ban motor yang dipakai Francesco Bagnaia karena sudah ada sistem pengontrol.

Dua pekan setelah kemenangan Francesco Bagnaia di MotoGP Spanyol, Ducati dicurigai telah mengurangi tekanan ban belakang sehingga lebih rendah dari batas yang seharusnya. Tentu saja hal ini termasuk bentuk pelanggaran.

General Manager Ducati Corse, Luigi Dall’Igna, kemudian menegaskan timnya tak mungkin mengakali peraturan karena sudah ada sistem pengontrol.

“Tekanan minimum adalah 1,9 bar. Tapi, ketika Anda membuat peraturan, Anda harus berpikir tentang bagaimana mengontrolnya. Jika sensor yang dimiliki satu pabrikan berbeda dari yang dipakai pihak lain, maka ada risiko metode kontrol kurang tepat,” katanya dikutip dari Motorsport.com.

“Sekarang, metode untuk memperoleh sinyal sensor tidak berlapis baja, karena itu, siapa pun bisa memodifikasi sensor, kemudian mengirimkan ke ECU yang harus membacanya,” ia mengimbuhkan.

“Ducati tidak membuat perubahan terhadap sensor, tapi tidak bisa mengesampingkan kemungkinan pabrikan lain melakukan itu, untuk berpura-pura berada dalam kerangka tekanan yang tepat tanpa benar-benar seperti itu.”

“Hal lain yang perlu dijelaskan adalah data saat ini yang diperoleh badan pengontrol tidak memperhitungkan kesalahan setiap sensor, jadi apa yang terlihat seperti di bawah nilai minimum, mungkin saja tidak seperti itu.”

“Ini seperti kecepatan kamera, kecepatan sebenarnya terbaca tapi tidak diperhitungkan, tapi kecepatan yang benar memperhitungkan kesalahan,” ucap Dall’Igna.

Menurutnya, MSMA (asosiasi pabrikan) mesti mendefinisikan seperti apa sensor yang harus digunakan mulai MotoGP 2023. Sistem yang jelas dan tidak mungkin diubah bakal membuat segalanya jadi lebih baik.

Dall’Igna pun mengatakan mustahil motor Bagnaia menggunakan tekanan ban lebih rendah dari ambang batas secara sengaja.

“Tidak mungkin karena data dibagi di antara pabrikan. Saya tidak mau menempatkan diri pada level sama dengan mereka yang berbagi data, tapi saya bisa mengatakan dengan pasti bahwa ada motor lain yang menang dengan 'masalah' sama,” ia menuturkan.

“Untuk ban depan, tidak mudah menyesuaikan dengan batas yang ditetapkan Michelin. Tekanan ban depan tergantung pada apakah atau tidak, seorang pebalap berkendara dalam slipstream.”

“Jika seorang pebalap mulai dengan asumsi balapan slipstream, mereka telah mengatur sistem dengan cara tertentu. Jika berkebalikan dari apa yang diasumsikan terjadi, tekanan sebenarnya lebih rendah dari yang diharapkan.”

“Jendela tekanan yang tepat sangat sempit dan berhubungan dengan isu keselamatan, yang mana sedang kami upayakan bersama dengan pabrikan lain dan Michelin, menatap 2023,” pungkasnya.

Artikel Tag: Francesco Bagnaia, Ducati, MotoGP 2022, MotoGP Spanyol

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/motogp/ducati-bantah-kemenangan-francesco-bagnaia-di-jerez-hasil-kecurangan
634  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini