Ducati Akui Terinspirasi Yamaha dan Honda dalam Pengembangan Motor

Penulis: Abdi Ardiansyah
Sabtu 11 Jan 2020, 11:20 WIB
Ducati Akui Terinspirasi Yamaha dan Honda dalam Pengembangan Motor

Gigi Dall'Igna, General Manajer Ducati.

Berita MotoGP: General Manager Ducati, Gigi Dall’Igna tak memungkiri bahwa Ducati sedikit banyak terinspirasi dari Yamaha dan Honda dalam pengembangan motor Desmosedici GP.

Sejak tiba di MotoGP pada akhir 2013 silam, Gigi Dall'Igna menjadi sosok penting dalam kebangkitan Ducati dari keterpurukan yang cukup panjang. Mantan bos Aprilia ini punya peran besar dalam inovasi-inovasi Desmosedici GP.

Dall'Igna juga menjadi pelopor berbagai perangkat motor MotoGP yang membuat para rival mengikuti jejaknya, seperti winglet, wing fairing, winglet pendingin ban belakang, penutup ban, holeshot device, begitu juga 'salad box' yang sampai sekarang masih jadi misteri bagi semua orang.

Pria asal Italia itu tak menutupi Ducati punya lebih banyak inovasi daripada itu, namun banyak yang gagal lolos seleksi untuk diterapkan pada Desmosedici. Ia menegaskan ide-ide itu tak selalu murni berasal dari kepalanya, melainkan juga dari anggota departemen balap di markas Borgo Panigale.

"Ide-ide Ducati selalu datang dari sekelompok orang. Saya tak yakin semua ide harus datang dari satu orang saja. Penting menciptakan kooperasi yang baik di antara pekerja. Penting mendorong orang untuk menemukan ide baru, dan menjelaskannya," ujar Dall’Igna seperti dikutip dari laman Crash.

Menurutnya, mendengarkan masukan banyak orang adalah metode kerja Ducati sejak kedatangannya. Di lain sisi, Dall'Igna juga tak memungkiri bahwa ide-ide Ducati juga bisa datang dari inspirasi yang ia raih dari tim-tim rival mereka, seperti Honda dan Yamaha. Meski begitu, ia tegas menolak adanya plagiarisme dalam mengembangkan motor.

"Kami mempelajari pabrikan lain. Kami tak meniru, tapi saya bisa dapat inspirasi dari mereka. Tapi sulit untuk menjelaskan 'ini dari Honda, itu dari Yamaha'. Kami coba memahami evolusi yang mereka punya dan ambil ide dari sana. Ini proses yang konstan," akunya.

Pun demikian, banyak sekali ide atau inspirasi yang masuk ke departemen tersebut belum tentu diterima begitu saja. Ia lah yang punya wewenang utama untuk menyetujui atau menolak ide-ide tersebut.

Artikel Tag: Ducati, yamaha, Honda, motogp 2020

1684  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini