Dovizioso Marah Karena Taktiknya, Danilo Petrucci Cuek Saja

Penulis: Abdi Ardiansyah
Minggu 18 Okt 2020, 19:35 WIB
Danilo Petrucci

Danilo Petrucci

Berita MotoGP: Rider Ducati, Danilo Petrucci, mengaku enggan pusing dengan kekesalan rekan setimnya sendiri, Andrea Dovizioso pada kualifikasi MotoGP Aragon

Danilo Petrucci dan Andrea Dovizioso terlibat intrik kala menjalani kualifikasi pada Sabtu kemarin. Petrucci menjadi buah bibir menyusul taktiknya yang dinilai merugikan Andrea Dovizioso.

Hal tersebut bermula saat Petrux dan Dovizioso sama-sama harus menjalani persaingan dalam membukukan waktu lap terabik pada sesi kualifikasi 1 (Q1).

Dalam sesi yang berlangsung di Sirkuit Aragon, taktik yang dilakukan oleh Petrucci membuat Andrea Dovizioso gagal lolos ke Q2 melalui taktiknya.

Dovizioso pun menilai bahwa Petrucci sengaja melakukan taktik slipstream atau mencuri angin dengan cara mengikuti jalur balapnya saat membukukan waktu lap.

Rider berusia 34 tahun itu mengaku kecewa dengan melempar gloves saat kembali ke paddock usai mengetahui Danilo Petrucci menjadi yang tercepat dalam sesi tersebut.

Alhasil, Petrucci pun lolos ke Q2 dan berhak start dari posisi kedelapan. Sementara Dovizioso hanya menorehkan  waktu lap terbaik 1 menit 47,752 detik, dan akan mengawali balapan MotoGP Aragon 2020 dari posisi ke-13.

Melihat rekan satu timnya kesal bukan main, Petrucci justru lebih memilih bersikap cuek dan menegaskan bahwa dia membalap untuk dirinya sendiri.

"Musim lalu saya membalap untuk Ducati, tapi saya sudah digusur pada 2020 sebelum balapan musim ini dimulai, sekarang saya membalap untuk diri sendiri," ucap Danilo Petrucci sebagaimana dilansir dari PaddockGP.

Lebih jauh lagi, rider yang akrab disapa Petrux itu merasa pengorbanan yang dia lakukan untuk Ducati dengan selalu menaati perintah team order seperti musim lalu sudah cukup.

"Jelas jika saya mendapat instruksi dari Ducati, saya akan menghormati mereka hingga balapan terakhir. Saya belum menerima instruksi apapun dan saya harus melakukan yang terbaik," imbuhnya.

Petrucci mengakui bahwa dirinya tidak menerima perintah apa pun dari Ducati, karena hal itulah dia merasa bebas untuk menggunakan semua taktik untuk membukukan lap terbaik.

"Saya dan Dovizioso tak berbicara, saya pikir kami bebas melakukan apa saja pada sesi kualifikasi ini, saya menggunakan semua senjata untuk lolos ke Q2. Kami tidak memiliki perintah apapun, saya sangat menyesal dia tak berhasil lolos namun saya membalap untuk diri sendiri yang sedang bangkit pada paruh pertama musim ini," pungkasnya.

Artikel Tag: Danilo Petrucci, Andrea Dovizioso

1574  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini