Dovizioso Heran dengan Penurunan Performa Ducati di MotoGP Malaysia

Penulis: Abdi Ardiansyah
Selasa 06 Nov 2018, 16:26 WIB
Dovizioso Heran dengan Penurunan Performa Ducati di MotoGP Malaysia

Andrea Dovizioso, MotoGP Malaysia, Minggu (4/11)

Berita MotoGP: Andrea Dovizioso merasa heran dengan performa Ducati di Malaysia. Pasalnya sejak balapan di Brno, Dovi selalu konsiten naik podium. Sementara ia hanya finis keenam dan gagal mengulangi kemenangannya di Sepang 2017 lalu.

Dovizioso sebenarnya mampu tampil apik pad sesi latihan Jumat (2/11), dengan menguasai Free Practice 1. Selain itu pebalap Ducati ini juga termasuk menjadi favorit pemenang MotoGP Malaysia.

Namun diluar harapan, DesmoDovi hanya mampu finis keenam itu pun ia naik satu tingkat karena Valentino Rossi terjatuh di pengujung balapan. Sepanjang balapan, posisi terbaiknya saat balapan hanya berada di urutan keempat

“Perbedaan kecepatan dari latihan terlalu besar. Saya tidak tahu secara jelas, karena mungkin ada sesuatu yang salah, saya tidak tahu. Terlalu awal untuk diketahui,” tuturnya.

“Saya tidak bisa mengerem dari awal (balapan). Saya tidak bisa membuat kecepatan di pertengahan tikungan. Saya harus berkendara secara berbeda. Itu aneh.”

“Saya tidak bisa mencetak catatan waktu. (Dalam latihan) saya mampu di bawah (2 menit) 00 detik dengan ban bekas. Sulit bagi saya untuk menempuh (2 menit) 01 detik.”

“Kondisi (pada hari Minggu) sedikit lebih panas karena ada matahari, tapi kami tidak tahu (apakah itu penyebabnya). Perbedaan dari latihan lebih besar dibanding semua pebalap lainnya. Pastinya, balapan yang sangat buruk.”

Meski meraih hasil yang mengecewakan, namun tersingkirnya Rossi membuat Dovi berhasil mengunci peringkat dua klasemen sementara. Dengan hanya satu balapan yang tersisa, perolehan poin Dovi yakni 220 poin sudah tidak bisa dilewati pebalap Yamaha tersebut yang baru mengoleksi 195 poin.

Artikel Tag: motogp malaysia, sirkuit sepang, MotoGP 2018, Andrea Dovizioso, Ducati

3033  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini