Crutchlow Akui Tersingkir dari Ducati Karena Andrea Iannone

Penulis: Abdi Ardiansyah
Jumat 22 Mei 2020, 11:05 WIB
Crutchlow Akui Tersingkir dari Ducati Karena Andrea Iannone

Cal Crutchlow ketika membela Ducati di MotoGP 2014

Berita MotoGP: Cal Crutchlow membeberkan kisahnya dengan tim Ducati di MotoGP yang hanya berjalan sangat singkat. Crutchlow pun mengungkap bahwa dirinya tersingkir karena datangnya Andrea Iannone.

Setelah hengkang dari tim Yamaha Tech3, Cal Crutchlow pernah mencicipi tempat di Ducati pada MotoGP 2014.

Crutchlow membela Ducati setelah terbukti kompetitif di atas YZR-M1 pada 2011-2013. Ketika menunggangi Desmosedici GP, Crutchlow memang tak langsung tampil garang, akan tetapi pada paruh kedua musim, ia kerap kali tampil di lima besar dan sukses finis ketiga di Aragon, Spanyol.

Namun Crutchlow dan Ducati akhirnya memutuskan berpisah setahun lebih awal dari kontrak yang sudah mereka sepakati. Saat itu, kedua belah pihak menyatakan bahwa keputusan itu diambil bersama-sama demi kebaikan bersama.

"Saya bisa melaju cepat dengan motor itu, dan saya tak pernah ragu. Jika Anda lihat Dovi pada tahun pertamanya, ia sangat kesulitan tapi harus menerimanya. Sementara saya tak kesulitan dan bisa tampil baik," tutur Crutchlow dalam wawancaranya di kanal YouTube Marieta Evans seperti yang dikutip GPOne.

Crutchlow pun secara terang-terangan menyatakan alasannya hengkang adalah karena Ducati memutuskan menggaet pebalap juniornya di Pramac Racing, Andrea Iannone, untuk ditandemkan dengan Dovizioso.

"Alasan saya hengkang bukan karena saya merasa tak bisa menang, tapi karena mereka sudah teken kontrak dengan pebalap lain untuk tim pabrikan pada tahun berikutnya. Jika bertahan pun, saya sudah tak memilii tempat. Mereka memutuskan menandemkan Dovi dengan Andrea," paparnya.

Kendati demikian, Crutchlow mengakui bahwa proses adaptasinya dengan Ducati memang terbilang sulit. Menurutnya, lambatnya adaptasi dengan Ducati sudah selalu terbukti terjadi pada rider-rider yang sebelumnya membela Yamaha.

"Awalnya memang sulit beradaptasi dengan Ducati, sama seperti yang dialami Dovi, Jorge, Vale, dan semua rider yang datang dari Yamaha. Tapi itu adalah pengalaman yang membuat saya lebih kuat sebagai seorang pebalap," pungkasnya.

Sebagaimana diketahui, Dovizioso, Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo masing-masing pernah membela Ducati. Rossi pada tahun 2011-2012 memperkuat Ducati meskipun gagal total, ia hanya meraih posisi ketujuh dan keenam tanpa kemenangan selama dua musim.

Lorenzo juga sempat gagal total di musim perdananya meskipun mampu bangkit pada pertengahan musim kedua, namun saat itu ia dan Ducati sudah terlanjut memilih berpisah.

Beda halnya dengan Dovizioso, rider berusia 34 tahun ini sukses mengangkat Ducati menjadi runner-up selama tiga musim beruntun. Pun demikian, pada awal kedatangannya sejak 2013 hingga 2016 ia juga kesulitan bersaing di papan atas.

Artikel Tag: Cal Crutchlow, Ducati, MotoGP 2014

1391  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini