CEO Ducati Pede Pebalapnya Dapat Hentikan Dominasi Marquez

Penulis: Viggo Tristan
Sabtu 12 Jan 2019, 19:30 WIB
CEO Ducati Pede Pebalapnya Dapat Hentikan Dominasi Marquez

Claudio Domenicali percaya diri duet Dovizioso-Petrucci dapat hentikan dominasi Marquez.

Berita MotoGP : CEO tim Ducati Corse yaitu Claudio Domenicali mengungkapkan rasa optimismenya terhadap gelaran MotoGP musim 2019 mendatang. Domenicali percaya diri jika duet Andrea Dovizioso dan Danilo Petrucci dapat menghentikan dominasi Marc Marquez.

Domenicali sendiri tidak mengelak jika Marquez adalah calon pebalap favorit untuk dapat memenangi MotoGP di musim depan. Selain bertitel sebagai juara bertahan, kecepatannya dalam mengendarai RC213V milik Honda sudah tidak diragukan lagi. Kendati demikian, Domenicali menegaskan jika Marquez masih merupakan manusia biasa dan dapat dikalahkan secara realistis. Oleh karena itu, ia percaya diri dengan duet Dovi-Petrucci, Ducati akan jadi pendobrak kuat di musim depan untuk dapat menghentikan dominasi Baby Alien.

"Jika melihat hasil pada dua musim terakhir, saya tak ragu bahwa Honda nomor #93 merupakan favorit juara. Marc (Marquez) mampu memiliki keseimbangan pada motornya hingga ia bisa mencapai level performa yang luar biasa. Tapi saya yakin Marc bukannya tak bisa dikalahkan dan kami akan mencoba mengasapinya,” ucap Domenicali ketika diwawancara.

Meski mempunyai optimisme tinggi terhadap dua pebalapnya, Domenicali juga enggan terlalu jemawa. Ia ingin jika timnya tetap serius menghadapi setiap balapan agar hasil yang diinginkan dapat tercapai. Hal tersebut semakin ditekankan Domenicali mengingat Petrucci masih tergolong pebalap baru di tim utama Ducati. Ia tentu harus mendapat dukungan penuh agar dapat melebihi prestasi Lorenzo di Ducati.

Artikel Tag: MotoGP 2019, Ducati Corse, Andrea Dovizioso, Danilo Petrucci, Marc Marquez

1442  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini