Bukan Marquez, Musuh Terbesar Ducati Adalah Diri Sendiri

Penulis: Abdi Ardiansyah
Rabu 17 Jul 2019, 22:40 WIB
Bukan Marquez, Musuh Terbesar Ducati Adalah Diri Sendiri

Duo Ducati, Andrea Dovizioso dan Danilo Petrucci.

Berita MotoGP: Menurut Andrea Dovizioso, Ducati harus mencoba menyelesaikan masalah-masalahnnya sendiri ketimbang fokus untuk mengalahkan rider tim Repsol Honda, Marc Marquez yang semakin dominan.

Pebalap Mission Winnow Ducati, Andrea Dovizioso, menilai banyak pekerjaan rumah yang mesti diselesaikan timnya pada jeda paruh musim ini. Pasalnya, dalam beberapa balapan terakhir Ducati kerap kali kesulitan tampil maksimal.

Para rider Ducati, Dovizioso dan Danilo Petrucci, memang gagal menyaingi Marquez dalam dua balapan terakhir. Saat Marquez bertarung untuk memperebutkan podium sementara Dovizioso dan Petrucci justru harus berkutat di barisan tengah.

Marquez pun menyegel posisi dua pada MotoGP Belanda 2019 yang berlangsung di Sirkuit Assen. SedangkanDovizioso dan Petrucci justru finis di posisi empat dan enam.

Hal yang sama pun kembali terulang pada MotoGP Jerman 2019. Kala itu Marquez jadi yang tercepat di Sirkuit Sachsenring sedangkan Petrucci dan Dovizioso ada di posisi empat dan lima.

Hasil dua balapan terakhir telah menunjukkan bahwa motor Desmosedici GP19, kini mulai kesulitan untuk bersaing dengan Honda RC213V. Peningkatan harus segera dilakukan agar Dovizioso atau Petrucci bisa terus memberikan tekanan kepada Marquez. Sebab, tanpa tekanan berarti maka gelar juara dunia MotoGP 2019 dapat dipastikan bakal menjadi milik The Baby Alien lagi.

“Di trek berikutnya (MotoGP Republik Ceko) saya akan lebih kompetitif, tetapi itu tidak cukup bahkan untuk sekedar berpikir tentang melawan Marc. Ini bukan pertanyaan tentang bagaimana memulihkan poin, karena kami tidak bertarung melawannya. Saat ini kami bertarung dengan diri sendiri, karena tidak cukup dekat untuk mencoba melawan dan mengalahkannya,” ujar Dovizioso seperti dilansir dari Autosport.

Artikel Tag: Andrea Dovizioso, Ducati, Marc Marquez

2222  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini