Bos Pramac Kenang Prilaku Miller yang Seperti Pebalap Debutan

Penulis: Abdi Ardiansyah
Rabu 03 Jun 2020, 11:45 WIB
Bos Pramac Kenang Prilaku Miller yang Seperti Pebalap Debutan

Jack Miller, Pramac Racing.

Berita MotoGP: Bos Pramac Racing, Francesco Guidotti, mengungkap kenangannya saat mendatangkan Jack Miller ke skuadnya pada musim kompetisi MotoGP 2018.

Guidotti menyebut bahwa prilaku Miller saat itu mirip dengan pebalap debutan yang baru menjalani musim perdananya di MotoGP. Padahal, Miller sudah mulai berkompetisi di kelas premier tersebut sejak tahun 2015.

Sebelum bergabung ke Pramac, Miller memang diketahui pernah membela tim satelit Honda selama tiga musim. Honda memang saat itu telah membawa Miller langsung naik ke MotoGP usai menjadi runner-up di Moto3 2014.

"Kami segera melihat pada awal musim kedatangannya, dia berubah menjadi sosok yang lain, lebih dewasa, dan lebih solid. Hal ini juga terlihat dalam aspek profesionalitasnya," ujar Guidotti dalam wawancaranya bersama Motorsport.com.

"Tanpa bermaksud merendahkan siapapun, tetapi jujur saja, saat dia datang ke kami pada tahun 2018, meski dia sudah punya pengalaman tiga tahun di MotoGP, dia terlihat seperti pebalap rookie pada musim pertama atau keduanya."

"Saat dia masih berada di tim sebelumnya (Honda), jelas, mereka membuat dia mengurus dirinya sendiri. Dia masih sangat muda dan mungkin tidak ada sosok yang menjaganya waktu itu," imbuhnya.

Selain itu, bos Pramac ini juga memuji perubahan karakter Miller selama membalap bersama Pramac Racing. Kendati sempat mengalami masa-masa sulit dan kerap terlibat adu mulut, pada akhirnya Miller mampu menjadi sosok pebalap yang punya potensi besar.

"Ketika dia datang kepada kami, kami sadar bahwa ada tugas lebih banyak ketimbang yang kami kira sebelumnya. Akan tetapi, dia juga pandai berdaptasi dengan hal apapun secara cepat, serta memahami apa saja yang penting pada saat itu," ucap Guidotti.

"Tidak mudah pada tahun pertama, ada banyak adu mulut, tetapi dengan respek yang tinggi karena kami selalu yakin dengan talenta dan potensinya."

"Dia memahami bahwa ketidaksepakatan di antara kami bertujuan untuk tumbuh bersama dan bukan menyalahkan dia. Mulai dari situ, saya rasa dia mulai sedikit memahami sistem kerja dan mulai bekerja dengan manajernya, Aki Ajo, di rumah, guna meningkatkan aspek yang dia butuhkan," pungkasnya.

Artikel Tag: Jack Miller, pramac racing, Ducati

953  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini