Balapan di Mandalika Jadi Awal Nasib Buruk Repsol Honda

Penulis: Abdi Ardiansyah
Kamis 30 Jun 2022, 10:25 WIB
Repsol Honda, Marc Marquez

Marc Marquez

Ligaolahraga.com -

Berita MotoGP: Bos Repsol Honda, Alberto Puig, mengatakan crash yang dialami Marc Marquez di warm-up MotoGP Indonesia menjadi awal mula timnya tampil tak sesuai harapan.

Marc Marquez diketahui terjatuh dari sang kuda besi setelah mengalami highside di sesi pemanasan MotoGP Indonesia. Insiden tersebut terjadi di Sirkuit Mandalika pada 20 Maret lalu.

Akibatnya, sang pebalap terpaksa absen di MotoGP Argentina demi memulihkan kondisinya. Setelah itu, Marquez harus kembali menemani Pol Espargaro di lintasan balap pada balapan di Austin.

Kendati demikian, dalam 11 seri musim 2022 yang sudah berlangsung sejauh ini, Repsol Honda belum pernah sekalipun meraih kemenangan. Rentetan hasil negatif ini membuat orang-orang kini meragukan kemampuan pabrikan asal Jepang itu.

Bos Repsol Honda, Alberto Puig, pun mengakui timnya sudah kesulitan tampil sesuai harapan sejak MotoGP Indonesia.

“Sejak MotoGP Indonesia, segalanya berubah dari buruk menjadi lebih buruk dan kami mencapai titik di mana kita semua tahu apa yang terjadi. Marc Márquez harus berhenti karena operasi di lengan kanannya,” kata Puig dikutip dari Motosan.

“Ada banyak kecelakaan untuk semua pebalap kami, kami tidak berjuang untuk posisi yang baik. Dan semua ini mungkin merupakan konsekuensi dari tidak menemukan apa yang kami rencanakan dan harapkan dari Honda 2022,” ia menjelaskan.

Lebih jauh, dirinya juga berbicara mengenai problem pada motor Honda RC213V yang dirasa kalah saing dari pabrikan lain. Meski sudah menemukan akar masalahnya, Puig mengatakan belum ada solusi yang konkret dari timnya sehingga tidak bisa diatasi dalam waktu dekat.

“Pada dasarnya kita sudah mengerti dimana letak masalah kita, tetapi tidak mudah untuk menyelesaikannya. Jika itu mudah diperbaiki, kami pasti sudah memperbaikinya sekarang,” tuturnya.

Sehubungan dengan berbagai masalah yang menerpa tim, Puig menegaskan pihaknya masih terus berupaya untuk mencari jalan keluar. Pria asal Spanyol itu masih percaya Repsol Honda bisa kembali berjaya di MotoGP.

“Menurut saya kita harus melakukannya karena kami tidak mencapai tujuan kami. Honda merupakan perusahaan yang selalu menjadi yang terdepan di bidang balap, khususnya roda dua. Ini adalah DNA kami! Kami tidak mencapai tujuan kepemimpinan ini, jadi kami harus mengubah pendekatan yang kami miliki,” ujar Puig.

“Kami telah melakukannya di masa lalu dan kami harus melakukannya lagi sekarang di masa sekarang,” tutupnya.

Artikel Tag: repsol honda, Marc Marquez, MotoGP Indonesia, MotoGP 2022

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/motogp/balapan-di-mandalika-jadi-awal-nasib-buruk-repsol-honda
690  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini