Alex Marquez Belajar dari Pengalaman Pahit Hingga Jadi Juara Dunia

Penulis: Abdi Ardiansyah
Kamis 28 Mei 2020, 21:50 WIB
Alex Marquez Belajar dari Pengalaman Pahit Hingga Jadi Juara Dunia

Alex Marquez, pebalap tim Repsol Honda.

Berita MotoGP: Alex Marquez mengaku banyak belajar dari pengalaman pahitnya hingga berhasil merengkuh titel juara dunia Moto2 2019.

Alex Marquez mengungkapkan ia sebenarnya tak bermimpi jadi pebalap motor, melainkan bercita-cita menjadi mekanik sang kakak, Marc Marquez. Namun ia juga jatuh cinta pada balap motor, dan bahkan merebut gelar dunia Moto3 pada 2014 usai membekuk Jack Miller.

Kemudian ia naik ke kelas Moto2 di musim 2015. Namun status juara Moto3 tak langsung membuatnya tampil kompetitif. Bahkan pada dua musim perdananya di kelas tersebut, ia paceklik kemenangan dan hanya meraih satu podium.

Masa-masa buruk ini pun lantas membuat Alex dihujani kritikan tajam, yang nyaris membuat mentalnya jatuh.

"Pada 2015 dan 2016, saya mengalami masa buruk, dan saya tak siap. Saya datang sebagai juara dunia Moto3, tapi tak bisa meraih hasil sesuai harapan. Namun periode itu membantu saya belajar berhenti mendengarkan kata orang," tutur Marquez dalam podcast Red Bull 'Carreras Cruzadas' seperti dilansir dari Marca.

Tak ingin menyerah begitu saja, Alex Marquez pun mencoba bangkit dengan menjadikan pengalaman buruk tersebut sebagai pelajaran berharga. Pada 2017 dan 2018, ia pun memperbaiki diri dan mengakhiri musim di peringkat 4.

Sedangkan di awal 2019, ia juga belajar bersikap lebih tenang, dan mentalitas inilah yang membantunya mampu merebut titel juara dunia Moto2.

"Saat mengalami masa-masa sulit dan bingung soal apa yang harus dan tak boleh dilakukan, Anda harus lihat orang-orang di sekeliling Anda, yang pasti menginginkan yang terbaik untuk Anda. Saya pun berhasil menjadi juara dunia Moto2 2019 berkat kedua musim berat itu," tandasnya.

Dalam wawancara yang sama, Alex juga menyatakan rasa kagumnya pada mantan pebalap Repsol Honda yang kini jadi test rider KTM, Dani Pedrosa. Ketika sang kakak mengidolakan Valentino Rossi sejak anak-anak, Marquez justru lebih mengidolakan Pedrosa.

"Saya tumbuh dewasa dengan menonton Dani menang, dan saya mendukungnya. Meski kami sering berjumpa, ia satu-satunya rider yang saya idolakan dan saya pun sangat menghormatinya. Saya tidak pernah mengatakan hal ini padanya karena saya malu. Tapi saya tak pernah menyembunyikan fakta bahwa ia adalah panutan saya," tukasnya.

Artikel Tag: Alex Marquez, motogp, Honda

1692  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini