Valtteri Bottas: Kegagalan Patahkan Dominasi Hamilton Pengaruhi Mental

Penulis: Senja Hanan
Rabu 16 Des 2020, 20:16 WIB
Pebalap Mercedes, Valtteri Bottas (Images: Getty)

Pebalap Mercedes, Valtteri Bottas (Images: Getty)

Berita F1: Untuk keempat kalinya, Valtteri Bottas gagal memutus dominasi juara Lewis Hamilton di ajang Formula 1. Bottas mengakui bahwa hal itu mempengaruhi mentalnya.

Untuk kali kedua secara beruntun, ia harus rela mengakhiri ajang balap jet darat di belakang rekan setimnya itu, yang sukses merengkuh gelar ketujuhnya musim ini.

Sejak gabung ke Mercedes dari Williams Racing pada 2017, Bottas selalu berada dalam bayang-bayang Hamilton. Ia tak mampu secara konsisten bersaing dengan Hamilton.

Pria 31 tahun itu mengaku jika kegagalan empat musim terakhir telah memengaruhinya secara psikologis. Bottas kesulitan menerima kekalahan yang konstan menghampirinya.

"Tentu saya harus belajar banyak, namun bukan rahasia bahwa saya membutuhkan banyak hal untuk melawan Lewis," ujar Valtteri Bottas kepada media Finlandia, Ilta-Sanomat.

"Terkadang saya dapat mendekati dan mengalahkannya. Namun kekalahan dalam perebutan gelar untuk keempat kalinya sulit diterima dan itu memengaruhi (mental) saya."

Empat musim mencoba, empat musim pula Bottas gagal meredam Hamilton. Yang pasti, ia tak mampu meniru pendahulunya, Nico Rosberg, yang pernah sukses melakukan itu.

osberg berhasil memutus superioritas Hamilton pada musim keempat mereka memperkuat tim yang sama, tepatnya dalam F1 2016. Kala itu, kedua pembalap bersaing sengit. Hamilton, yang tengah membidik gelar keempatnya, harus mengakui keunggulan Rosberg yang sangat tipis. Kedua pembalap hanya terpaut lima poin saja.

Dalam tujuh musim terakhir F1, cuma Rosberg yang mampu mengambil alih status juara dunia Hamilton. Bottas yang dianggap punya kapasitas, gagal menjadi yang kedua.

"Situasinya tidak sama. Tentu saja Anda bisa memberikan 100 persen kemampuan. Saya mencoba, namun semua tahu besarnya tekanan dalam olahraga ini," kata Bottas.

Artikel Tag: Valtteri Bottas, Mercedes

940  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini