Toto Wolff Belajar Dari Masa Lalu Ferrari Yang Kurang Baik

Penulis: Viggo Tristan
Jumat 02 Des 2022, 07:15 WIB
Toto Wolff tidak ingin Mercedes merosot seperti Ferrari di masa lalu.

Toto Wolff belajar banyak dari kasus Ferrari di masa lalu. (Gambar: Sporting News)

Ligaolahraga.com -

Berita F1 : Prinsipal Mercedes AMG yaitu Toto Wolff mengakui bahwa dirinya belajar banyak dari kasus Ferrari di masa lalu. Ia tidak mau Mercedes mengalami penurunan performa setelah dominasi persaingan beberapa tahun.

Seperti yang diketahui, Ferrari dulunya terkenal sebagai salah satu tim superior di kompetisi F1. Michael Schumacher adalah salah satu andalan mereka untuk bisa meraih prestasi demi prestasi. Namun setelah ditinggal Schumi, performa kuda jingkrak langsung mengalami penurunan. Terakhir mereka menjadi kampiun adalah pada tahun 2007 silam melalui tangan dingin Kimi Raikkonen. Setelah itu, Ferrari selalu puasa kemenangan meskipun diperkuat oleh nama-nama hebat seperti Sebastian Vettel, Charles Leclerc, dan Carlos Sainz Jr.

Menanggapi penurunan performa Ferrari setelah ditinggal oleh Schumi, Mercedes turut mengambil pelajaran. Itulah mengapa Toto Wolff juga berusaha keras mencegah Hamilton untuk hengkang.

"Kami (Wolff dan Hamilton) sering membicarakan ini. Kami menganalisa, mengapa ada tim di masa lalu yang tiba-tiba kehilangan performanya meskipun sempat mendominasi. Kalian bisa melihatnya di Ferrari. Mereka kehilangan leadership dan pembalap kunci. Ini adalah sesuatu yang bisa anda telaah," ucap Wolff saat diwawancara oleh media setempat.

"Dengan Red Bull, situasi dasar berubah karena adanya perubahan regulasi dalam power unit, jadi dasar pembuatan mobil pun berubah. Kami lalu berpikir mengenai hal ini dan sepakat jika kami harus berhati-hati," tukasnya sekali lagi.

Artikel Tag: Toto Wolff, f1

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/f1/toto-wolff-belajar-dari-masa-lalu-ferrari-yang-kurang-baik
779  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini