Sergio Perez Pahami Keputusan Red Bull di GP Azerbaijan

Penulis: Viggo Tristan
Senin 13 Jun 2022, 06:48 WIB
Sergio Perez tak protes keputusan Red Bull di Baku.

Sergio Perez pahami keputusan Red Bull yang menyuruhnya mengalah di GP Azerbaijan. (Gambar: Straight to the Grid)

Ligaolahraga.com -

Berita F1 : Pebalap Red Bull Racing yaitu Sergio Perez memahami keputusan tim yang menyuruhnya tidak berduel dengan Max Verstappen pada pagelaran F1 GP Azerbaijan, Minggu (12/6). Ia sadar bahwa kecepatan Verstappen memang jauh lebih baik.

Memulai balapan dari posisi kedua, Sergio Perez melakukan start impresif dan langsung menyalip Charles Leclerc di tikungan pertama. Setelah Carlos Sainz Jr mengalami masalah teknis, virtual safety car muncul dan membuat kecepatan para pebalap menjadi lebih lambat. Virtual safety car kedua kemudian menyusul setelah insiden Kevin Magnussen yang mobilnya berhenti di jalur lintasan. Setelah itu, Perez ditekan habis-habisan oleh Verstappen.

Melihat kecepatan Verstappen yang lebih baik, Perez diinstruksikan oleh Red Bull untuk tidak berduel. Sebab, hal tersebut sangatlah beresiko untuk membuat keduanya mengalami crash. Seusai balapan, Perez benar-benar memahami keputusan tim dan tidak lagi melancarkan protes.

"Saya perlu memahaminya, saat ini tidak terasa seperti saya menekan ban dengan keras pada saat itu (stint pertama). Baru sampai fase Virtual Safety Car di mana kami kehilangan kecepatan. Saya pikir sepanjang jalan ke tahap itu semuanya tampak baik-baik saja. Tetapi terutama setelah Virtual Safety Car kami benar-benar mengalami penurunan kecepatan yang masif. Saya yakin terkait dengan itu," ucap Perez.

"Kami mungkin kehilangan sedikit suhu pada ban pada waktu itu, dengan kondisinya yang sudah mulai aus. Jadi, kami harus memahami masalah itu dan apa yang sebenarnya terjadi,"" tukasnya.

Artikel Tag: Sergio Perez, f1

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/f1/sergio-perez-pahami-keputusan-red-bull-di-gp-azerbaijan
486  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini