Romain Grosjean: Belum Waktunya Saya untuk Mati

Penulis: Senja Hanan
Kamis 03 Des 2020, 22:33 WIB
Kondisi mobil Romain Grosjean sebelum terbakar di GP Bahrain. (Images: Getty)

Kondisi mobil Romain Grosjean sebelum terbakar di GP Bahrain. (Images: Getty)

Berita F1: Pebalap F1, Romain Grosjean secara ajaib berhasil selamat ketika api melumat mobil yang dikendarainya. Pebalap tim Haas itu akhirnya buka suara terkait insiden di GP Bahrain itu.

Sebagaimana dipetik dari BBC, Grosjean menganggap keberhasilannya meninggalkan mobil dalam GP Bahrain 2020 tersebut nyaris seperti “kelahiran kedua”.  Setidaknya, ia berada dalam cockpit yang terbakar selama 30 detik sejalan dengan tim pemadam menghampirinya.

“Saya tidak tahu apakah kata ‘mukjizat’ benar-benar ada atau itu bisa digunakan, tetapi dalam hal apapun saya bakal bilang bahwa itu belum waktunya saya (untuk mati),” kata Grosjean. 

"Saya merasa itu kebih dari 28 detik. Saya melihat visor (kaca helm) saya berubah menjadi oranye, saya melihat api di sisi kiri mobil.”

Pebalap asal Swiss berusia 34 tahun itu juga berusaha untuk tidak mengakhiri karier balapannya dengan cara nahas seperti itu. Ia bahkan mengingat pembalap senior yang sempat bertahan setelah mengalami kecelakaan yang mirip, Niki Lauda.

“Saya berpikir tentang banyak hal, termasuk Niki Lauda, dan saya pikir bahwa (saya) tidak mungkin berakhir dengan cara seperti itu, tidak saat ini. Saya tidak bisa mengakhiri cerita saya di Formula One seperti itu,” kata Grosjean.

“Dan kemudian, untuk anak-anak saya, saya bilang kepada diri saya sendiri bahwa saya harus keluar. Saya menempatkan tangan saya di api, jadi saya benar-benar bisa merasakan itu menyala di sasis. Saya keluar, saya merasa saya mengenakan (baju balapan), jadi saya tahu saya sudah keluar.”

Romain Grosjean langsung dibawa ke rumah sakit selepas peristiwa tersebut dan dinyatakan hanya mengalami cedera bakar ringan pada tangannya. Melalui akun Twitternya pada Selasa (1/12), Grosjean mengatakan bahwa ia akan segera meninggalkan rumah sakit serta hanya merasakan sedikit nyeri pada tangannya.

“Saya merasa lebih baik, jelas ada beberapa bagian yang sedikit sakit. Setelah apa yang terjadi, menurut saya rasa sakitnya tidak terlalu buruk. Dan saya senang bisa tetap hidup dan bicara dengan Anda,” ucap Grosjean.

Lebih dari itu, Grosjean sepertinya hendak melawan kemungkinan trauma dengan kembali turun ke lintasan pada seri terakhir di Abu Dhabi, 13 Desember mendatang. Namun demikian, tim medis menyarankan sang pembalap untuk memastikan semuanya sebelum benar-benar ingin membalap.

Musim ini juga bisa menjadi yang terakhir bagi Grosjean di F1. Pasalnya, Haas sudah mengontrak dua pembalap baru, yakni Nikita Mazepin dan putra Michael Schumacher, Mick Schumacher.

Artikel Tag: Romain Grosjean, f1

749  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini