Mercedes Ungkap Alasan Tolak Jadi Pemasok Mesin Red Bull

Penulis: Senja Hanan
Minggu 18 Okt 2020, 21:02 WIB
Bos Mercedes, Toto Wolff.

Bos Mercedes, Toto Wolff.

Berita F1: Mercedes menegaskan tak mau menjadi pemasok mesin Red Bull Racing di F1 2021 mendatang. Bos Mercedes, Toto Wolff pun memberikan penjelasan.

"Unit daya ini sangat rumit. Dari sudut pandang logistik, dari sudut pandang biaya, tidak mungkin bagi kami untuk memasok unit daya untuk Red Bull Racing,” kata Wolff dikutip laman F1i.

”Dan dari sudut pandang pemasaran saat ini, pemasok unit daya belum mendapatkan banyak manfaat dari bekerja dengan tim lain. Inilah alasan mengapa kami membeli tim (kami sendiri), dan mengapa kami tidak menjadi pemasok unit daya.”

Tim pabrikan asal Jerman itu saat ini memasok unit daya ke Racing Point dan Williams, dan juga akan melanjutkannya mulai tahun depan. Kerjasamanya dengan McLaren sebelumnya juga akan berlanjut.

“Bukan prioritas kami menjadi pemasok mesin. Kami membuatnya dan kami menggunakannya di mobil kami, dan jelas untuk membiayai kembali biaya yang kami pasok ke pelanggan,” tambah Wolff.

Namun, ada beberapa pilihan lain yang tersedia, terutama setelah Wolff mengatakan bahwa Mercedes tidak akan turun tangan. Ini hanyalah masalah kapasitas seberapa banyak mesin yang bisa disediakan. Di bawah aturan Formula 1, Renault berkewajiban untuk memasok unit daya kepada Red Bull dan AlphaTauri jika tidak ada opsi lain yang tersedia. Tapi itu akan memalukan bagi Red Bull, yang berpisah dari pabrikan Prancis itu pada akhir 2018 dan mengakhiri kemitraan 12 tahun mereka. Ferrari saat ini memasok Alfa Romeo dan Haas dengan mesin serta tim kerja, sedangkan mulai musim depan Renault hanya akan membuat mesin untuk tim pabrikan yang berubah nama menjadi Alpine. Itu membuat mereka sebagai opsi untuk mengambil alih pemasok menggantikan Honda dengan kembali menyediakan unitd daya untuk Red Bull dan AlphaTauri pada 2022

Artikel Tag: Mercedes, Red Bull Racing

566  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini