McLaren Pangkas Gaji Para Pebalap dan Rumahkan Sejumlah Pekerjanya

Penulis: Abdi Ardiansyah
Kamis 02 Apr 2020, 17:20 WIB
McLaren Pangkas Gaji Para Pebalap dan Rumahkan Sejumlah Pekerjanya

Paddock tim McLaren di Sirkuit Albert Park, Australia.

Berita F1: Tim McLaren F1 melakukan pemangkasan gaji kepada dua pebalapnya, Lando Norris dan Carlos Sainz serta merumahkan sejumlah staf lantaran krisis yang tengah dialami akibat pandemi virus corona.

McLaren menjadi tim pertama yang meminta sejumlah karyawan mereka untuk absen secara paksa. Sementara untuk karyawan yang tetap bekerja akan mendapatkan pengurangan gaji.

Para pebalap McLaren pun juga mendapatkan tingkat pemotongan gaji yang sama dengan staf lainnya.

Hal tersebut dilakukan McLaren sebagai upaya untuk memangkas biaya operasional mereka lantaran seluruh kegiatan operasional juga tengah mandek.

Dalam sebuah pernyataan dilansir dari BBC., tim mengatakan rencananya tersebut tetap menjamin seluruh karyawan mereka yang kini dirumahkan akan mendapatkan pekerjaan mereka kembali ketika kondisi sudah normal.

"Hal ini untuk memastikan karyawan kami kembali ke pekerjaan penuh waktu ketika ekonomi pulih.

“Ini merupakan bagian dari langkah-langkah pemotongan biaya yang lebih luas karena dampak pandemi Covid-19 pada bisnisnya ".

Meskipun demikian, McLaren tak memberikan detail jumlah staf yang dirumahkan dan berapa persen pemotongan yang diberikan.

Skuat yang berbasis di Woking ini total mempekerjakan hampir 4.000 orang. Hal tersebut tentu akan sangat membebani kondisi keuangan mereka jika bisnis mereka tak bisa berputar.

Tiga aliran pendapatan utama di Formula 1 yakni pendapatan penyelenggaraan balapan, hak siar dan pendapatan sponsor kini hampir seluruhnya tak bisa berjalan karena kompetisi yang mandek juga.

Sementara saat ini belum ada kejelasan kapan F1 benar-benar bisa dimulai lagi. Setelah delapan seri grand prix pertama semuanya telah dibatalkan, kini seri balap lain juga terancam batal jika kondisi tak kunjung membaik.

Artikel Tag: McLaren, f1 2020, Virus Corona

448  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini