Max Verstappen Masih Belum Terima Kenyataan Dirinya Gagal Finis di Baku

Penulis: Abdi Ardiansyah
Rabu 09 Jun 2021, 22:15 WIB
Max Verstappen

Max Verstappen

Berita F1: Max Verstappen merasa kecewa usai gagal merebut poin penuh di GP Azerbaijan karena Red Bull Racing berpeluang besar untuk mengungguli Mercedes disana.

Max Verstappen meyakini Mercedes akan segera membalaskan kegagalan dalam dua balapan terakhir di Monako dan Azerbaijan. Ia memprediksi hal tersebut bakal terjadi ketika F1 menyambangi Sirkuit Paul Ricard untuk gelaran bertajuk GP Prancis, yang dimana Red Bull tak punya peluang lebih besar dibandingkan rival utamanya untuk mencetak poin disana.

Saat tampil di GP Azerbaijan, Verstappen dengan nyaman memimpin balapan di Sirkuit Baku berkat strategi bagus yang diterapkan Red Bull. Sayangnya, ban belakang kiri mobilnya pecah pada lap ke-46 ketika sedang melaju dalam kecepatan lebih dari 300 km/jam. Kecelakaan tersebut menyebabkan red flag dikibarkan dan balapan dilanjutkan kembali di lap ke-50.

Lewis Hamilton yang punya peluang besar untuk memenangi balapan, melakukan kesalahan saat restart balapan GP Azerbaijan yang membuatnya keluar trek ketika memasuki Tikungan 1. Kesalahan pebalap asal Inggris itu membuat Mercedes harus pulang dengan tangan kosong.

Max Verstappen mengaku sangat kecewa karena ia seharusnya memiliki keunggulan lebih besar jika meraih poin penuh di Baku.

“Saya masih kesal dan kecewa, karena kami seharusnya kami bisa memperlebar jarak di klasemen. Ya, saya sangat tak beruntung, dan saya juga cukup beruntung karena Lewis juga tak mencetak poin,” katanya kepada Motorsport.com.

“Itu juga yang membuat saya kesal karena seharusnya saya bisa meraih banyak poin. Pasalnya, saat kami kembali ke trek yang normal, mereka sangat kuat dan sulit untuk dikalahkan,” ia menambahkan.

Pebalap asal Belanda itu merasa tak mengalami kesulitan saat memimpin balapan GP Azerbaijan. Ia menegaskan bahwa dirinya sangat nyaman saat menjadi yang tercepat dan berada didepan para rivalnya.

“Sama sekali tak sulit. Sejujurnya, saya awalnya hanya sedikit menyamai kecepatan dengan mobil di belakang saya. Sebelum Safety Car keluar, saya 0,3-0,4 detik lebih cepat, padahal saya tidak menekan ban. Jadi, saya sangat nyaman,” ujar Verstappen.

“Setelah restart, saya memperlebar jarak, sekitar empat detik, jadi saya cukup nyaman. Saya juga tak mengambil risiko besar atau apa pun di setiap lapnya,” lanjutnya.

“Jadi, itu membuat saya semakin kecewa karena saya merasa ini tidak sering terjadi, mendapatkan 25 poin dengan mudah. Ketika kami kembali ke trek normal, Mercedes akan bangkit, dan pertarungan akan jauh lebih sulit,” ungkap pebalap berusia 23 tahun itu.

Verstappen pun menekankan dirinya ingin kembali fokus pada balapan berikutnya dan mengesampingkan anggapan bahwa kesalahan yang dibuat Hamilton karena tekanan besar dalam perebutan gelar juara dunia.

“Semua orang berusaha untuk melakukan yang terbaik, benar? Saya tidak ingin mengatakan dia melakukan kesalahan karena merasa di bawah tekanan. Semua orang berusaha melakukan pekerjaan sebaik mungkin. Saya juga melakukannya,” tutur Verstappen.

“Pastinya, tahun ini bukan hanya soal rekan setimnya. Dia harus bertarung memperebutkan gelar dengan tim yang berbeda. Jadi, itu selalu memberikan dimensi yang berbeda, yang mana saya rasa bagus untuk olahraga,” ia mengakhiri.

Artikel Tag: Max Verstappen, Red Bull Racing, F1 2021, GP Azerbaijan

340  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini