Masih Sulit Kendalikan Emosi, Yuki Tsunoda Akan Dibimbing Psikolog

Penulis: Abdi Ardiansyah
Jumat 08 Jul 2022, 06:10 WIB
Yuki Tsunoda

Yuki Tsunoda

Ligaolahraga.com -

Berita F1: Red Bull Racing mendatangkan psikolog untuk mengatasi ketidakstabilan emosi Yuki Tsunoda sehingga potensi menjanjikan dalam dirinya bisa lebih terlihat.

Kesulitan dalam mengontrol amarah menjadi masalah yang menodai reputasi Yuki Tsunoda. Musim lalu, pemuda asal Jepang tersebut digadang-gadang sebagai rookie potensial dibanding Mick Schumacher dan Nikita Mazepin karena lebih sering finis di zona poin.

Hanya saja manuver agresifnya kerap membuat pebalap lain di grid merasa jengkel. Omelan Tsunoda lewat radio kepada tim juga membuat semua orang terkejut.

Bos AlphaTauri, Franz Tost, kemudian menginstruksikannya untuk pindah ke dekat markas di Faenza. Ia digembleng jauh lebih keras dan sering dilibatkan dalam aktivitas tim.

Perubahan positifnya terlihat menjelang akhir F1 2021 hingga sekarang. Pemuda berusia 22 tahun itu kini jadi lebih sabar dan tak segan meminta maaf ketika membuat kesalahan.

Contohnya dalam GP Inggris akhir pekan lalu, di mana ia bersenggolan dengan rekan setimnya, Pierre Gasly. Mobil sang tandeman bahkan sampai mengalami kerusakan sayap belakang sehingga harus mundur dari balapan.

Sebaliknya, Yuki Tsunoda menjadi pebalap yang paling terakhir melewati garis finis di Silverstone. Ia finis di urutan ke-14 sehingga tak mendapat poin.

Penasihat Red Bull Racing, Helmut Marko, pun mengakui Tsunoda sebagai ‘anak bermasalah’. Ia melihat potensi menjanjikan dalam diri pebalap jebolan akademi Red Bull itu tertutup oleh tingkah laku kurang menyenangkan yang mengganggu orang-orang di sekitarnya.

Ketidakstabilan emosinya membuat Marko memutuskan untuk memanggil psikolog.

“Kami telah mengatur psikolog untuk bekerja dengannya, karena dia terus berkata kasar di tikungan-tikungan, jadi itu menghambat performa,” ujarnya dikutip dari Motorsport.com.

Pria asal Austria tersebut juga menyuruh Tsunoda untuk belajar dari Max Verstappen. Meski kampiun F1 2021 itu sering berteriak, tapi ia tetap fokus balapan dan mampu mempersembahkan hasil memuaskan.

“Kami seharusnya menjaga emosi. Terima kasih Tuhan, Max tenang. Anak bermasalah kami dalam hal ini, adalah Tsunoda. Dia meledak di radio, Anda tidak memercayainya,” ia menuturkan.

Pada beberapa musim terakhir, kesehatan mental menjadi isu penting dalam ajang Formula 1, yang mana kian didominasi oleh para pebalap muda. George Russell (Mercedes) dan Lando Norris (McLaren) diketahui kerap menemui psikolog olahraga dan pelatih mental untuk mengatasi masalah psikologis, khususnya saat akhir pekan balapan.

Artikel Tag: Yuki Tsunoda, AlphaTauri, F1 2022

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/f1/masih-sulit-kendalikan-emosi-yuki-tsunoda-akan-dibimbing-psikolog
725  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini