Lewis Hamilton Tak Percaya Bisa Lewati Rekor Michael Schumacher

Penulis: Senja Hanan
Senin 26 Okt 2020, 16:52 WIB
Pebalap Mercedes, Lewis Hamilton. (Images: Getty)

Pebalap Mercedes, Lewis Hamilton. (Images: Getty)

Berita F1: Pebalap Mercedes, Lewis Hamilton menjadi pebalap tersukses di F1 setelah meraih kemenangan ke-92 dalam karirnya ketika menjuarai Grand Prix Portugal. Dia berhasil melampaui capaian pebalap legendaris F1, Michael Schumacher dan menulis sejarah baru.

Kemenangan itu juga memperlebar jaraknya di pucuk klasemen menjadi 77 poin dari rekan satu timnya, Valtteri Bottas, yang finis runner-up hari itu. Dengan lima balapan tersisa di musim yang terdampak pandemi ini, Hamilton dalam jangkauan untuk menyamai tujuh gelar juara dunia Schumacher serta mengejar rekor pole position ke-100.

"Saya hanya bisa bermimpi tentang di mana saya sekarang," kata Lewis Hamilton setelah mendapat pelukan dari sang ayah, Anthony, yang menjadi manajer pada awal karirnya. "Saya tidak memiliki bola ajaib ketika saya memilih datang ke sini (Mercedes) -- dan semua yang kami coba lakukan adalah menggunakan setiap hari sebaik-baiknya. Kami semua berjalan ke arah yang sama.".

"Saya mendapati ayah saya datang ke sini, yang luar biasa, dan ibu angkat saya, Linda, dan Roscoe (anjing peliharaan). Jadi ini hari yang sangat spesial. "Akan butuh waktu untuk menerima ini... Bahkan sekarang, saya masih dalam mode balapan secara mental jadi saya tidak bisa menemukan kata-kata yang tepat untuk menggambarkan perasaan saya saat ini... Mungkin saya bisa nantinya," kata Hamilton seperti dikutip AFP.

Lewat radio Hamilton mengungkapkan, "adalah suatu kehormatan bekerja dengan kalian," dan race engineer andalannya, Peter 'Bono' Bonnington, membalas, "Demikian juga di sini, suatu kehormatan."

Setelah lomba, Hamilton menambahkan, "Saya sangat berutang kepada orang-orang ini atas kerja tim mereka, secara terus menerus berinovasi dan menembus batas yang bahkan lebih tinggi setiap tahun. Suatu kehormatan bekerja dengan mereka. Ini sangat luar biasa."

Sebelum melewati rekor Michael Schumacher di Portugal, Hamilton sempat mengeluhkan keram pada betis kanannya. "Menekan kaki saya ketika melaju di lintasan lurus, itu sangat menyakitkan. Saya bisa merasakannya tertarik, tapi saya harus mengatasinya," kata Hamilton.

Dalam usia 35 tahun, Hamilton belum menunjukkan tanda-tanda melambat seperti ketika dia finis di Portugal dengan keunggulan satu putaran dari hampir semua pebalap hari itu kecuali tiga yang ada di belakangnya.

"Saya berusia 35 tahun, saya merasa masih kuat secara fisik tapi tentunya Anda bertanya-tanya kapan itu akan berakhir, kapan akan kehilangan kinerjanya? Tetapi seperti yang ditunjukkan hari ini, itu belum."

Artikel Tag: Lewis Hamilton, Michael Schumacher

752  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini