FIA Bakal Tinjau Ulang Peraturan Poin Usai Balapan Aneh di GP Belgia

Penulis: Viggo Tristan
Rabu 01 Sep 2021, 07:03 WIB
Balapan aneh di GP Belgia buat FIA ingin perbaiki regulasi poin.

FIA bakal tinjau ulang peraturan poin usai balapan aneh di GP Belgia. (Gambar: Daily Sabah)

Ligaolahraga.com -

Berita F1 : Presiden FIA yaitu Jean Todt menegaskan bahwa pihaknya akan meninjau ulang peraturan poin usai balapan aneh di F1 GP Belgia lalu. Banyak pihak yang protes akibat pemberian poin yang dirasa tidak adil.

Seperti yang diketahui, GP Belgia akhir pekan lalu menjadi pembicaraan banyak orang karena berlangsung cukup aneh. Guyuran hujan deras sempat membuat balapan harus tertunda tiga jam lebih. Setelah menunggu lama, balapan coba digelar tetapi dengan panduan safety car. Karena situasi tidak memungkinkan, balapan akhirnya dihentikan ketika melewati empat putaran saja.

Sesuai dengan aturan, Max Verstappen dinyatakan sebagai pemenang dan berhak dengan poin separuh (begitupun dengan pebalap lain). Pemberian poin separuh ini dikarenakan balapan sudah lewat dari 2 putaran tetapi belum sampai 75% dari jumlah putaran yang sesungguhnya.

Kendati sudah sesuai aturan yang berlaku, banyak pihak yang protes akan keputusan ini. Salah satu pihak yang tidak suka adalah Mercedes AMG. Mereka kecewa karena pemberian poin sepihak itu menguntungkan Verstappen. Kini, keunggulan Hamilton atas Verstappen terpotong jadi 3 poin saja. Padahal, Hamilton berpeluang tampil apik dan meraih poin lebih banyak andai balapan berlangsung normal.

Berbekal banyaknya protes yang didapat, Todt akan mendiskusikan soal peraturan poin ini. Harapannya, peraturan itu bisa disempurnakan agar tidak merugikan pihak-pihak tertentu.

"FIA, bersama dengan Formula 1 dan tim, akan dengan cermat meninjau ulang regulasi untuk melihat apa yang bisa kami pelajari dan tingkatkan di masa depan," ucap Todt.

Artikel Tag: FIA, GP BELGIA, f1

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/f1/fia-bakal-tinjau-ulang-peraturan-poin-usai-balapan-aneh-di-gp-belgia
390  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini