Ferrari Ngaku Lebih Suka Pilih Mobil yang Cepat Rusak

Penulis: Abdi Ardiansyah
Selasa 14 Jun 2022, 04:05 WIB
Ferrari, Charles Leclerc

Charles Leclerc

Ligaolahraga.com -

Berita F1: Bos Ferrari, Mattia BInotto, mengungkapkan bahwa timnya mementingkan mobil yang cepat dan kompetitif meskipun lebih mudah rusak dan memerlukan perbaikan.

Ferrari harus meninggalkan gelaran GP Azerbaijan tanpa mencetak satu poin pun. Kedua pebalap mereka, Charles Leclerc dan Carlos Sainz, gagal finis.

Mesin mobil Leclerc diketahui rusak secara tiba-tiba saat sedang memimpin perlombaan. Sebelumnya Sainz harus mengakhiri balapan secara prematur akibat masalah hidrolik.

Ini kali kedua Leclerc dilanda problem serupa sepanjang musim 2022 bergulir setelah ia melaju di posisi terdepan, namun harus tersingkir lantaran menderita kegagalan mesin.

Gagal Finis Ganda di Sirkuit Baku pun membuat Charles Leclerc kehilangan peringkat kedua yang ditempatinya di klasemen pebalap usai perolehan poinnya dikalahkan Sergio Perez. Ferrari bahkat terpaut makin jauh dari Red Bull yang tengah memuncaki klasemen konstruktor.

Kendati demikian, bos Ferarri, Mattia Binotto, justru tidak heran timnya mengalami masalah daya tahan mesin. Sebab, pabrikan asal Maranello tersebut membangun mesin secara kompetitif guna memperkecil jarak dengan rivalnya.

"Saya tidak terkejut dan malah lebih ke khawatir dan kecewa. Karena saya pikir itu adalah hal yang sedang kami coba perbaiki, tapi ternyata belum bisa," ucapnya dilansir dari Motorsport.com.

"Saya tidak bisa menyalahkan tim, karena saya tahu seberapa besar pengorbanan dan kerja keras yang mereka berikan dalam beberapa tahun terakhir. Saya tahu ini adalah perjalanan yang panjang, dan kami tidak begitu antusias di awal musim ini,” imbuh Binotto.

"Kami masih perlu mengambil banyak langkah. Saya pikir, tim akan terus bekerja keras dan tetap bersatu, yang mana itu memang sedang kami perlukan. Kami sudah membuktikan bahwa kami bisa melakukan pekerjaan dengan baik sejauh ini, dan kami tahu pekerjaan ini belum selesai,” ia menjelaskan.

"Saya lebih memilih memiliki mobil dengan performa yang baik tapi cepat rusak dan bisa diperbaiki dengan cepat, ketimbang sebaliknya,” tegas Binotto.

Ia pun mengakui kekhawatiran terbesar timnya adalah lantaran belum memiliki solusi pasti untuk problem reliabilitas power unit yang tengah berlangsung.

"Ini menjadi perhatian. Ini bahkan lebih memprihatinkan karena saya tidak punya jawabannya, dan saya ingin memilikinya sekarang. Kami ingin tahu apa masalahnya,” katanya.

“Hanya fakta kami perlu menyesuaikan mesin baru lainnya, ya itu faktanya, ini masih sangat awal musim. Terkadang masalah yang mungkin Anda hadapi bukanlah perbaikan singkat.”

"Jadi, saya tidak tahu strategi apa yang perlu kami adopsi, apakah itu hanya jarak tempuh yang lebih pendek, atau jenis penggunaan yang berbeda, atau perbaikan singkat. Karena apa sebenarnya, sejauh ini, solusi kami hanya solusi jangka pendek,” tambah Binotto.

"Saya kira kami akan memahami masalah ini dalam beberapa hari ke depan, dan semoga kami punya jawaban yang lebih jelas saat kami berada di Kanada,” tuturnya penuh optimistis.

Artikel Tag: Ferrari, F1 2022, Charles Leclerc

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/f1/ferrari-ngaku-lebih-suka-pilih-mobil-yang-cepat-rusak
594  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini