Ferrari Akan Kurangi Tenaga Mesin pada F1 2023

Penulis: Abdi Ardiansyah
Selasa 29 Nov 2022, 22:25 WIB
Ferrari, Carlos Sainz

Carlos Sainz pergi meninggalkan mobilnya yang terbakar di GP Austria 2022

Ligaolahraga.com -

Berita F1: Bos Ferrari, Mattia Binotto, mengatakan timnya ingin membuat power unit mereka lebih awet saat digunakan sehingga tenaga mesin bakal dikurangi.

Ferrari mengawali kejuaraan F1 2022 dengan positif. Pebalap andalan mereka, Charles Leclerc, memenangi seri pembuka di Bahrain, kemudian seri ketiga di Australia.

Leclerc pun seketika menjadi kandidat terkuat juara F1 2022, sebelum akhirnya ia mengalami masalah turbo saat memimpin perlombaan di Spanyol. Pemuda asal Monako itu kemudian gagal finis karena problem mesin di Azerbaijan.

Kemudian tandemannya, Carlos Sainz, kehilangan peluang untuk finis 1-2 bersama Leclerc di Austria gara-gara power unit yang meledak dan mengeluarkan kobaran api di fase akhir balapan.

Masalah-masalah tersebut ternyata juga menimpa para pelanggan mesin Ferrari, baik dari tim Haas ataupun Alfa Romeo. Akibatnya Sang Kuda Jingkrak kewalahan menghadapi dominasi Red Bull Racing sepanjang tahun ini.

"Keandalan mesin adalah prioritas utama kami untuk bisa menang karena kau juga butuh mesin andal dan hal itu tak terwujud di musim ini, begitu juga dengan keseimbangan dalam musim kompetisi juga," kata Prinsipal Ferrari, Mattia Binotto, dikutip dari GridOto.com.

"Kedua adalah kecepatan mobil, karena kami kompetitif di kualifikasi, namun tak selalu diwujudkan saat balapan. Dan soal kecepatan balap, entah dari degradasi ban atau memang kecepatan murni kami, masih kurang cukup untuk meraih hasil lebih baik," ia melanjutkan.

Seperti beberapa petinggi tim lain, Binotto juga sepakat untuk membuat mesin yang kencang dulu, baru membuatnya agar lebih awet. Sebab kalau sudah kencang, modifikasi agar mesin lebih andal bisa dikatakan tidak serumit mesin yang lambat.

Menurut Binotto, pabrikan asal Maranello harus mencari keseimbangan jet darat di antara hal itu dan mengurangi tenaga mesin bisa jadi salah satu solusinya.

Soal strategi yang kadang keliru, ia menilai yang utama adalah membuat mobil kencang dan punya daya tahan kuat.

"Jika kau membuat mobil kencang dan andal, kau masih akan mengalami kesalahan strategi atau pit stop, tapi kau selalu punya kekuatan bahwa mobilnya itu kencang dan awet," tuturnya.

"Jadi itulah di mana kami harus menaruh kerja keras kami," ia menegaskan.

Artikel Tag: Ferrari, F1 2022

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/f1/ferrari-akan-kurangi-tenaga-mesin-pada-f1-2023
597  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini