Eks Pebalap F1 Sebut Track Limit Kacaukan Duel Max Verstappen dan Hamilton

Penulis: Abdi Ardiansyah
Rabu 05 Mei 2021, 19:40 WIB
Max Verstappen, Lewis Hamilton

Max Verstappen dan Lewis Hamilton

Berita F1: Juan Pablo Montoya, eks pebalap F1, berpendapat bahwa persaingan perebutan gelar juara dunia antara Max Verstappen dan Hamilton terganggu dengan adanya isu track limit.

Isu batas lintasan saat ini menjadi perdebatan panas di dunia F1, karena aturannya masih tidak jelas dan kerap merugikan pebalap. Seperti yang dialami pebalap Red Bull Racing, Max Verstappen, yang telah dirugikan dengan aturan tersebut.

Pertama, saat ia balapan di GP Bahrain, Verstappen dianggap telah melakukan manuver di area run-off dan terpaksa harus mengembalikan posisi pertama ke Lewis Hamilton.

Kemudian, saat tampil di Imola, catatan waktu lap terbaiknya di balapan kualifikasi harus dibatalkan karena disebut telah melanggar batas lintasan di Tikungan 4. Akibatnya, pebalap Belanda itu pun gagal merebut pole position. Para staff Red Bull mengaku merasa kecewa dengan aturan tersebut.

Eks pebalap F1, Juan Pablo Montoya, mengaku sangat menikmati persaingan ketat antara Max Verstappen dengan Lewis Hamilton. Namun sayangnya hal tersebut terganggu dengan aturan batas lintasan.

 “Sangat menarik karena ada dua tim berbeda yang bertarung. Dalam beberapa tahun terakhir, saya merasa F1 kehilangan persaingan itu. Memiliki dua tim, Red Bull dan Mercedes, saling bertarung ketat, sungguh menyenangkan menyaksikannya. Tapi, saya harus mengatakan ada sedikit kontroversial dengan track limit. Saya tahu mereka berusaha membuat trek lebih aman dengan membuat run-off yang lebar dan semacamnya,” ungkap Montoya saat diwawancarai Motorsport.com.

“Namun sulit untuk mengendalikan mobil dalam kecepatan tinggi. Bagaimanapun, saya menyadari terkadang itu tepat dan terkadang tidak. Ketika keputusan dibuat, sangat sulit menerimanya. Saya tidak tidak kesal dengan Stewards yang berurusan dengan hal ini,” tambahnya.

Montoya pun memahami betapa beratnya Red Bull menerima keputusan akibat melanggar aturan batas lintasan. Namun, pria asal Kolombia itu yakin hal tersebut membuat mereka justru lebih semangat untuk mengalahkan Mercedes.

“Saya pikir itu hanya akan meningkatkan amarah di dalam kubu Red Bull. Mereka benar-benar ingin mengalahkan Mercedes, dan itu membuatnya sangat menarik untuk disaksikan,” jelas Montoya.

“Anda tahu, Helmut Marko bukan seseorang yang penuh kesabaran dan saya rasa itu juga berlaku untuk Max. Jadi, jika mereka memiliki peluang untuk menang, maka merek akan memaksimalkannya,” katanya.

Namun, ia pun mengakui kehebatan Hamilton sebagai seorang pebalap yang mampu bangkit dengan cepat dari momen sulit. Menurutnya, hal tersebut juga yang membawa Hamilton sukses finis di urutan kedua di Imola meski sempat keluar lintasan.

“Coba lihat lagi di Imola, Lewis melakukan kesalahan besar, dan dia keluar dari trek. Dia juga sangat beruntung karena balapan sempat terhenti, jadi dia bisa memperbaiki posisinya, memaksimalkan peluang dan finis kedua. Nampaknya sulit untuk mengalahkan keberuntungan dan talenta besar Hamilton,” tutup Montoya.

Artikel Tag: Max Verstappen, Red Bull, Lewis Hamilton, Mercedes, F1 2021, GP Bahrain, GP Emilia Romagna

671  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini