Christian Horner Kesal Dengan Aksi Pembelaan Dari Toto Wolff

Penulis: Viggo Tristan
Rabu 21 Jul 2021, 20:21 WIB
Christian Horner tak suka dengan cara pembelaan Mercedes yang dianggap melewati batas.

Christian Horner sebut tindakan melobi Toto Wolff sudah berlebihan. (Gambar: F1 Maximaal)

Ligaolahraga.com -

Berita F1 : Prinsipal Red Bull Racing yaitu Christian Horner merasa kesal dengan aksi pembelaan Toto Wolff (prinsipal Mercedes) yang dirasa melebihi batas. Ia menilai bahwa Wolff tidak seharusnya menemui stewards secara langsung.

Seperti yang diketahui, drama terjadi pada pagelaran F1 GP Inggris lalu. Max Verstappen harus mengalami kecelakaan usai bersenggolan dengan Lewis Hamilton di putaran pertama. Pada titik ini, baik Red Bull dan Mercedes sama-sama memberi pembelaan kepada pebalapnya masing-masing. Kendati demikian, Christian Horner tidak suka dengan cara pembelaan Wolff yang terlalu agresif.

Kala itu, Wolff menemui stewards secara langsung untuk memberikan penjelasannya. Horner merasa bahwa Wolff tidak seharusnya melakukan itu. Pertemuan tatap muka akan memberi tekanan tersendiri kepada stewards dalam mengambil keputusan.

“Saya melihat Toto Wolff yang melobi stewards, dimana saya juga mendengar bahwa ia naik langsung ke ruangan stewards. Menurut saya, tindakan itu tidak menunjukkan etika yang benar dari seorang prinsipal tim,” ucap Horner.

“Stewards harusnya terkunci dari pertemuan langsung. Jadi, mereka bisa mengambil keputusan tanpa terpengaruhi omongan orang lain. Saya tidak terima jika dia diperbolehkan untuk langsung melobi stewards secara tatap muka. Saya ingin stewards mengambil keputusan yang benar-benar fair, bukan karena terpengaruhi atau terdesak seseorang yang lain,” imbuhnya sekali lagi.

Pada akhirnya, Hamilton hanya dipenalti 10 detik. Penalti itu dirasa Horner tidak adil dan tidak memberi efek jera.

Artikel Tag: Christian Horner, Toto Wolff, f1

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/f1/christian-horner-kesal-dengan-aksi-pembelaan-dari-toto-wolff
560  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini