Charles Leclerc Ingatkan Ferrari Agar Tak Terbawa Suasana di Monako

Penulis: Abdi Ardiansyah
Sabtu 05 Jun 2021, 19:30 WIB
Charles Leclerc

Charles Leclerc

Berita F1: Charles Leclerc berpendapat bahwa Ferrari belum bisa menandingi Red Bull dan Mercedes, sehingga mereka tak boleh cepat berpuas diri dengan hasil di Monako.

Ferrari menghabiskan empat balapan pertama musim ini untuk berduel sengit dengan McLaren di papan tengah klasemen konstruktor musim ini. Namun, desain Sirkuit Monte Carlo yang jadi tuan rumah GP Monako tak membutuhkan kecepatan sehingga membuat mereka berhasil tampil mengesankan.

Charles Leclerc sukses merebut pole position sejak terakhir kali meraihnya pada GP Meksiko 2019. Sayangnya, ia tak bisa mengikuti balapan usai mengalami masalah pada driveshaft mobil saat warm-up GP Monako dan timnya tak mampu membenahi problem tersebut tepat waktu.

Rekan setimnya, Carlos Sainz, berhasil memberikan sedikit hiburan kepada Ferrari setelah mengklaim podium kedua di Monte Carlo. Prestasi tersebut menjadi raihan terbaik timnya sepanjang musim ini.

Namun, Leclerc merasa pabrikan asal Italia itu belum mampu menyamai level Red Bull dan Mercedes. Pebalap asal Monako tersebut juga mengatakan bahwa timnya akan kembali ke performa awal di GP Azerbaijan.

“Saya pikir kami akan kembali ke kenyataan sekarang. Monako adalah satu-satunya kami dapat tampil cepat. Kami dapat memperjuangkan kemenangan, sungguh luar biasa dan sangat bagus untuk memotivasi semua orang,” ujar Leclerc seperti yang dikutip dari Motorsport.com.

“Tetapi sekarang, dengan sektor trek lurus yang panjang dan secara keseluruhan trek memerlukan sedikit kecepatan lebih tinggi, meski ada beberapa tikungan kecepatan rendah, saya yakin kami akan kembali ke bentuk semula sebelum GP Monako,” tambahnya.

Selain Sirkuit Jalan Raya Monte Carlo, Leclerc mengatakan bahwa Sirkuit Marina Bay Street di Singapura juga merupakan trek andalan Ferrari. Ia yakin karakter trek jalan raya itu dapat membuat SF21 mampu menunjukkan kekuatannya.

“Jawaban sederhananya adalah saya rasa Monako adalah satu-satunya. Jika kami melihat ke kalender balap, saya pikir yang serupa dengan Monako adalah Singapura,” tutur pebalap berusia 23 tahun tersebut.

“Tapi saya tidak tahu apakah kami bisa tampil kompetitif atau tidak, karena kondisinya sangat berbeda, kelembabannya cukup tinggi di sana. Cuaca juga sedikit lebih hangat. Namun, jika melihat karakteristis, saya kira Singapura sangat mendekati Monako,” ia melanjutkan.

Monako menjadi balapan pertama bagi Ferrari di mana mereka bisa tampil kompetitif sejak terakhir kali mereka mampu tampil kuat pada akhir 2019.

Charles Leclerc yang percaya diri dengan performa aerodinamika SF21, menjelaskan bahwa hal tersebut memberikannya keseimbangan yang baik saat melaju di tikungan lambat.

“Kami pikir dengan beberapa perangkat aerodinamika yang kami miliki di mobil, sebenarnya sudah cukup kuat. Jadi, saat berada di tikungan kecepatan rendah, kombinasi sasis dan aero membuat kami memiliki kecepatan yang bagus,” ungkap Leclerc.

“Keseimbangan mobil juga cukup bagus saat berada di tikungan kecepatan rendah. Itu sangat membantu kami. Jadi, ini merupakan kombinasi dari beberapa hal yang membuat mobil kami cukup kuat di kecepatan rendah,” imbuhnya.

“Kami tampil kuat di trek kecepatan rendah seperti Monako dibandingkan trek lainnya yang serupa. Saya pikir mungkin ada sesuatu di Monako yang perlu kami pahami lebih dalam. Tetapi seperti yang saya katakan, Monako hanyalah satu. Jadi, kami tidak boleh terlalu terbawa suasana,” ia mengakhiri.

Artikel Tag: Charles Leclerc, Ferrari, F1 2021, GP Azerbaijan

565  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini