Bos Mercedes Kecewa dengan Performa Buruk Timnya di GP Azerbaijan

Penulis: Abdi Ardiansyah
Rabu 09 Jun 2021, 10:00 WIB
Mercedes, Lewis Hamilton, Toto Wolff

Lewis Hamilton dan Toto Wolff

Berita F1: Toto Wolff, Bos Mercedes, mengaku kecewa dengan hasil balapan di GP Azerbaijan usai Hamilton dan Bottas gagal merebut poin karena finis diluar sepuluh besar.

Setelah menjalani akhir pekan yang sulit di GP Monako dan GP Azerbaijan, Toto Wolff selaku prinsipal Mercedes menegaskan timnya harus kembali ke performa terbaiknya saat balapan di GP Prancis. Di Baku, Valtteri Bottas yang memilih setelan downforce besar tak mampu melaju cepat dan kesulitan menembus barisan terdepan.

Sedangkan Lewis Hamilton yang memiliki kecepatan lebih baik dibanding saat balapan di Monte Carlo, gagal merebut kemenangan usai ban depan kiri mobilnya terkunci karena kelalaiannya menyalakan peranti brake magic saat restart balapan GP Azerbaijan.

Akibatnya, Hamilton kehilangan peluangnya untuk menapaki tangga podium, padahal ia sudah berjuang keras untuk menjaga ritme balapnya agar tak tertinggal terlalu jauh dari duet pebalap Red Bull Racing, Max Verstappen dan Sergio Perez, yang berada di baris terdepan.

“Saya pikir ada banyak hal yang tak berjalan mulus seperti yang mereka lakukan di beberapa tahun terakhir. Secara operasional, kami tidak berada dalam performa terbaik. Kami benar-benar tidak menemukan yang terbaik dari mobil kami baik di kualifikasi dan balapan,” jelas Wolff seperti yang dikutip dari Motorsport.com.

“Ada banyak hal yang perlu kami tingkatkan, saya ingin melakukannya sekarang, setelah kegagalan ini. Untuk memastikan bahwa kami benar-benar mampu bersaing untuk kejuaraan. Anda tidak bisa terus kehilangan poin, seperti yang kami rasakan di Monako dan di sini. Kami semua tidak bisa menerima itu,” ia melanjutkan.

Saat balapan di Monako, Wolff juga mengaku kecewa dengan penampilan Bottas dan Hamilton. Kala itu Bottas gagal finis karena memiliki masalah di pit stop dan Hamilton hanya finis keenam. Kesulitan yang dihadapi Mercedes di Baku pun menjadi akhir pekan terberat yang akan terus dikenang oleh pria asal Austria tersebut.

 “Ya, ini jadi yang terberat. Tidak menampilkan yang terbaik di Monako, dan Valtteri membutuhkan waktu 36 detik untuk pit stop, bukan pencapaian yang bagus. Kemudian mobil hampir tidak memberikan performa terbaik di setiap sesi di Baku. Jujur, melaju di posisi ketiga cukup sulit dan kami membuatnya terlihat baik-baik saja,” ungkap Wolff.

“Tapi ini tidak dapat diterima, kami tidak menempatkan mobil di posisi yang bagus setelah start, atau saat keluar dari pit stop. Kami kehilangan detik demi detik,” tambahnya.

Meski Max Verstappen gagal finis karena mengalami pecah ban, tapi pebalap asal Belanda itu tetap memimpin klasemen sementara pebalap F1 2021 karena Hamilton tidak mendapatkan poin di GP Azerbaijan.

Akan tetapi, kegagalan pebalap berusia 36 tahun itu merebut podium dan kehilangan poin (pertama sejak GP Austria 2018) menjadi hal yang sangat sulit diterima oleh semua orang di dalam timnya.

“Jujur, kami sangat kecewa. Khususnya bagi Lewis, sebagai seorang pebalap, Anda hampir mendapatkannya, sudah sangat dekat, dan kemudian hilang begitu saya,” ucap Wolff.

“Kami harus menjadi yang terbaik, setidaknya terbaik untuk diri sendiri, dan mengeluarkan kemampuan terbaik. Kami gagal memberikan paket yang kompetitif kepada pebalap kami akhir pekan ini. Ini terlalu jauh dari paket yang kompetitif,” imbuhnya.

“Ini sangat membuat kami frustrasi. Secara keseluruhan, kami tidak mencapai apa yang kami harapkan. Tapi, kami akan berusaha memperbaikinya,” ia mengakhiri.

Artikel Tag: Lewis Hamilton, Valtteri Bottas, Mercedes, F1 2021, GP Azerbaijan

318  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini