Xavi Kesal dengan Keputusan Wasit Usai Dipecundangi Inter

Penulis: Senja Hanan
Rabu 05 Okt 2022, 10:24 WIB
Pelatih Barcelona, Xavi Hernandez. (Images: Getty)

Pelatih Barcelona, Xavi Hernandez. (Images: Getty)

Ligaolahraga.com -

Berita Liga Spanyol: Barcelona harus mengakui keunggulan Inter Milan dengan skor 1-0 di Liga Champions. Pelatih Xavi Hernandez mengaku kesal dengan sejumlah keputusan wasit.

Dalam pertandingan di Stadion Giuseppe Meazza, satu gol dari Hakan alhanoğlu sudah cukup untuk memberi kemenangan bagi tuan rumah. Tetapi Barca dibuat marah oleh beberapa keputusan wasit selama pertandingan.

Tim tamu melihat gol penyeimbang dari Pedri yang dianulir karena dianggap telah melakukan handball. Selain itu, Barca juga gagal mendapatkan penalti saat Denzel Dumfries melakukan handball di areanya sendiri. Xavi sangat kesal dengan keputusan tersebut dan menginginkan penjelasan dari ofisial pertandingan.

“Saya kesal dengan situasi yang harus kami jalani. Ini adalah ketidakadilan. Saya sudah katakan kemarin bahwa wasit harus menjelaskan sendiri,” katanya. “Kami tidak mengerti apa-apa. Wasit harus berbicara. Saya seharusnya tidak berbicara untuk keputusan yang belum saya buat. Bagi saya itu sangat jelas tangan. Wasit harus memberikan penjelasan.” Namun, pelatih asal Bracelona itu juga mengakui bahwa timnya tidak dalam kondisi terbaiknya dan dia sekarang khawatir tentang peluang mereka untuk maju ke babak sistem gugur. “Kami terlambat bangun. Kami menahan mereka di akhir tetapi peluang tidak datang. Kami tahu bahwa tembakan dari luar area adalah salah satu keunggulan mereka. Kami memiliki tiga final tersisa,” tambahnya. “Saya khawatir dengan kekalahan itu. Bayern memiliki sembilan poin, Inter memiliki enam dan kami memiliki tiga. Situasinya rumit.”

Artikel Tag: liga champions, Barcelona, Xavi Hernandez

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/bola/xavi-kesal-dengan-keputusan-wasit-usai-dipecundangi-inter
714  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini