Wasit Kerap Kali Tidak Dihormati, Bos Brighton Angkat Bicara

Penulis: Dwi Prima
Senin 22 Feb 2021, 20:31 WIB
Wasit Kerap Kali Tidak Dihormati, Bos Brighton Angkat Bicara

Graham Potter / via Gettyimages

Berita Liga Inggris: Bos Brighton Graham Potter percaya wasit hanya akan diperlakukan dengan rasa hormat yang layak mereka dapatkan, jika masyarakat mengalami perubahan budaya.

Wasit Liga Premier, Mike Dean baru-baru ini dipaksa mundur setelah menerima ancaman pembunuhan online, sementara Darren Drysdale pekan ini terlibat dalam konfrontasi dengan gelandang Ipswich, Alan Judge.

Potter, yang timnya berupaya memperpanjang rekor tak terkalahkan Brighton di Liga Premier melawan rival sekota mereka yaitu Crystal Palace pada hari Senin (22/02), menegaskan hukuman yang lebih ketat bagi pemain dan manajer yang menyalahgunakan wasit dalam membuat sedikit perbedaan.

"Saya rasa itu hampir seperti menata ulang kursi geladak di Titanic," kata bos Brighton. "Ini hal yang lebih besar dari itu.

"Ini masalah budaya, bukan hanya pemain, ini semua orang. Saya pikir kami terlalu tidak menghormati mereka dalam sepak bola.

"Kami tidak menghargai betapa sulitnya pekerjaan ini. Kami pikir tidak apa-apa untuk berbicara dengan mereka seperti yang kami lakukan dan itu tidak benar.

"Ini tantangan dan bagian besar dari masalah dalam sepak bola yang belum berhasil kami tangani, jika kami jujur."

Meski mendapat ancaman pembunuhan, Mike Dean sudah kembali menjadi pemimpin laga, ketika ia memimpin pertandingan kandang Burnley melawan West Brom, akhir pekan lalu.

Pria berusia 52 tahun dan keluarganya telah menerima ancaman pembunuhan di media sosial setelah keputusannya untuk memberi kartu merah kepada pemain West Ham, Tomas Soucek dan Jan Bednarek dari Southampton dalam pertandingan terpisah baru-baru ini, yang semua keputusannya berhasil dibatalkan.

Artikel Tag: Graham Potter, Brighton and Hove Albion, Premier League 2021

626  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini