Usulkan PT. LIB untuk Segera Menggelar RUPS Luar Biasa, Ini Alasan CEO PSIS

Penulis: Dayat Huri
Minggu 03 Mei 2020, 01:30 WIB
Usulkan PT. LIB untuk Segera Menggelar RUPS Luar Biasa, Ini Alasan CEO PSIS

CEO PSIS Semarang, Yoyok Sukawi/foto dok PSIS

Berita Liga 1 Indonesia: CEO PSIS Semarang, Yoyok Sukawi mendesak PT. Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator resmi liga untuk segera menggelar rapat umum pemegang saham (RUPS) luar biasa.

Dijelaskannya, bahwa PSIS Semarang secara resmi telah mengusulkan agar RUPS dilaksanakan sesegera mungkin. Menurutnya, di dalam rapat itu, PT. LIB mesti membahas terkait kelanjutan kompetisi yang sampai saat ini masih dihentikan untuk sementara waktu karena pandemi virus Corona atau Covid-19.

Menurutnya, klub-klub sebagai pemegang saham berhak mengetahui tentang rencana bisnis dan kondisi finansial PT. LIB.

"PSIS meminta laporan mengenai posisi keuangan PT LIB dengan dihentikannya liga. Selain itu juga membahas isu-isu yang berkembang supaya tidak simpang siur," katanya, seperti dilansir laman Jawa Pos.

Ia menegaskan, soal keuangan menjadi penting karena sampai sejauh ini, klub-klub Liga 1 dan 2 musim 2020 belum menerima subsidi untuk bulan Maret 2020.

"Subsidi akan kami tanyakan, sebab itu hak klub. Jangan sampai ditunda-tunda apalagi tidak diberikan. Kasihan klub Liga 1 dan Liga 2, sekarang kami masih mempunyai beban cukup besar untuk gaji," kata pria yang bernama asli A. S. Sukawijaya itu.

Menurut Yoyok, RUPS bukan ajang untuk membicarakan tentang isu nepotisme di PT. LIB. Isu tersebut muncul setelah nama anak dari Direktur Utama PT. LIB Cucu Somantri, Pradana Aditya Wicaksana, muncul sebagai General Manager PT. LIB. Cucu sendiri sudah mengklarifikasi kabar itu dan menyebut bahwa jabatan anaknya belum resmi.

"Kita akan fokus membicarakan keuangan dan bisnis. Isu lain akan menjadi pelengkap saja," ujar Yoyok.

Liga 1 serta 2 Indonesia musim 2020 diliburkan sementara akibat pandemi COVID-19 yang melanda Tanah Air. Belum ada kepastian kapan liga akan kembali bergulir. Namun, jika pemerintah Indonesia memperpanjang masa tanggap darurat virus korona yang saat ini ditetapkan sampai 29 Mei 2020, PSSI memastikan Liga 1 dan 2 musim 2020 akan dihentikan.

Artikel Tag: Liga 1, PSIS Semarang, Yoyok Sukawi, pt lib

426  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini