UEFA Selidiki Rasisme Anti Yahudi dari Suporter Union Berlin

Penulis: Febrian Kusuma
Kamis 07 Okt 2021, 03:30 WIB
Suporter Union Berlin Rasis

Suporter Union Berlin (Sumber: The Athletic)

Ligaolahraga.com -

Berita Sepakbola: Otoritas sepakbola Eropa, UEFA baru-baru ini mengungkapkan bahwa mereka akan memulai penyelidikan terhadap perlakuan rasis yang dilakukan oleh suporter Union Berlin saat laga melawan wakil Israel, Maccabi Haifa dalam laga pekan kedua Grup E UEFA Conference League, 1 Oktober 2021 yang lalu.

Pada laga yang dimenangi oleh tuan rumah Union Berlin dengan skor 3-0 itu, suporter mereka melakukan aksi antisemit dan cercaan terhadap para suporter Maccabi Haifa. Tak sampai disitu, mereka juga berusaha membakar bendera Israel.

Menurut laporan dari laman Inside World Football, polisi Berlin, Jerman juga sedang melakukan penyelidikan terhadap salah seorang suporter tuan rumah yang meneriakkan ‘Sieg heil’, yang berarti ‘Salam kemenangan’. Kata-kata itu sering digaungkan di era kepemimpinan Nazi di Jerman pada masa Perang Dunia ke-II, di mana kala itu kaum Yahudi memang sangat dibenci.

Sementara itu, laga antara Union Berlin vs Maccabi Haifa memang dipentaskan di Stadion Olimpiade, yang dibangun pada era Nazi di Berlin. Namun, bagaimana pun perlakuan rasis suporter tuan rumah tak patut untuk dibenarkan, dan klub Jerman itu kemudian meminta maaf melalui presiden mereka, Dirk Zingler, dengan mencap perilaku pendukung mereka sebagai tindakan yang memalukan dan tidak dapat ditoleransi.

Meski demikian, UEFA tetap akan turun tangan untuk menyelidiki kasus tersebut, dan bukan tak mungkin klub berjuluk Eisern Union itu akan mendapat hukuman berat jika memang terbukti bersalah.

“Inspektur Etika dan Disiplin telah ditunjuk untuk melakukan penyelidikan disipliner mengenai potensi insiden diskriminatif,” ucap perwakilan mereka.

Artikel Tag: union berlin, UEFA, Maccabi Haifa

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/bola/uefa-selidiki-rasisme-anti-yahudi-dari-suporter-union-berlin
429  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini